Lokasi: Properti >>
Unesa Buka Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka 2026
Properti575 Dilihat
RingkasanPendaftaran Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Universitas Negeri Surabaya (Unesa) tahun 2026 resmi dibuka untuk siswa yang pernah menjadi pengurus dan/atau dewan ambalan semasa duduk di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi Unesa dengan biaya pendaftaran sebesar Rp300 ribu untuk pilihan satu program studi dan Rp400 ribu untuk pilihan dua program studi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-surabaya-unesa-x.jpg)
Pendaftaran Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Universitas Negeri Surabaya (Unesa) tahun 2026 resmi dibuka untuk siswa yang pernah menjadi pengurus dan/atau dewan ambalan semasa duduk di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi Unesa dengan biaya pendaftaran sebesar Rp300 ribu untuk pilihan satu program studi dan Rp400 ribu untuk pilihan dua program studi. Khusus program studi S1 Kedokteran, biaya pendaftarannya sebesar Rp750 ribu.
Jalur seleksi ini memberikan kesempatan khusus bagi siswa berprestasi di bidang organisasi, terutama yang aktif dalam kegiatan OSIS dan Pramuka selama masa sekolah. Calon pendaftar harus memenuhi persyaratan administratif yang telah ditetapkan oleh panitia penerimaan mahasiswa baru Unesa. Tata cara pendaftaran, jadwal seleksi, serta dokumen yang diperlukan dapat diakses secara lengkap melalui portal resmi universitas.
Informasi lebih lanjut mengenai syarat, tata cara pendaftaran, dan jadwal seleksi Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Unesa 2026 dapat diperoleh melalui laman resmi penerimaan mahasiswa baru. Calon mahasiswa diimbau untuk mempersiapkan seluruh dokumen dan mematuhi batas waktu pendaftaran yang telah ditentukan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/fim3oaeuo.html
Artikel Terkait
Ansarallah Curiga Trump Tolak Respons Iran Usai Telepon Netanyahu
PropertiPresiden Amerika Serikat Donald Trump menolak tanggapan Iran atas proposal negosiasi nuklir yang disampaikan melalui mediator Pakistan. Penolakan itu terjadi setelah Trump melakukan panggilan telepon dengan Perdana Menteri Pakistan....
【Properti】
Baca SelengkapnyaMinta Maaf ke Prabowo, Anggota DPRD Jember Ngaku Khilaf
PropertiAchmad Syahri As Siddiwi, anggota Komisi D DPRD Jember, secara terbuka meminta maaf kepada masyarakat Jember, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, dan DPP Partai Gerindra atas perbuatannya. Ia mengaku khilaf dan menyadari kesalahannya tersebut, serta menjadikannya sebagai pelajaran berharga setelah mendapat sanksi dari partai dan DPRD....
【Properti】
Baca SelengkapnyaPolisi Ungkap Cekcok di Kamar Sebelum Pembunuhan di Kebumen
PropertiKementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) mencatat 58,75 persen kasus kekerasan menimpa korban di lingkungan rumah. Pada tahun 2025, Kementerian PPPA melalui Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI) mencatat lebih dari 25 ribu kasus dengan 26 ribu korban....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
Artikel Terbaru
Terjemahan Lirik Woman John Lennon: Ungkapan Emosi Campur Aduk
Rumah Bersejarah dr Sardjito di Yogya Dilego ke Pengembang
Prakiraan Cuaca Madura: Hujan Ringan di Masalembu
Satpam Surabaya Tewas Dibunuh Rekan Kerja
Sterling Gagal di Arsenal, Karier di Ujung Tanduk.
QRIS Digital Andalan UMKM, Transaksi Wisata Makin Praktis
Tautan Sahabat
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
- Yani Panigoro Soroti Perjuangan Kader Penyembuh TBC
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- 80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia
- Yani Panigoro: Kader TBC Bergerak dengan Hati
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
- Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit