Lokasi: Hiburan >>
SPMB Jakarta 2026: Syarat Afirmasi, Domisili, Mutasi Orangtua
Hiburan632 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-34543534.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta 2026 menyediakan beberapa jalur penerimaan, seperti afirmasi, domisili, dan mutasi, dengan kuota yang telah ditentukan.
Berdasarkan laman resmi SPMB Jakarta 2026, kuota Jalur Afirmasi sebanyak 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota Jalur Domisili mencapai 77 persen dari daya tampung, dengan prioritas ditentukan berdasarkan domisili Calon Murid Baru (CMB). Apabila jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah tertentu. Jika kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar persen dari daya tampung, yang meliputi beberapa kategori. Proses pendaftaran dan seleksi ini menjadi panduan bagi orang tua atau wali murid yang ingin mendaftarkan anaknya di jenjang SD melalui SPMB Jakarta 2026. Informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan tahapan dapat diakses melalui laman resmi SPMB Jakarta 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/fijam0rm3.html
Artikel Terkait
DM Instagram Tak Terenkripsi, Privasi Pengguna Dipertanyakan
HiburanMacRumors melaporkan pada 8 Mei 2026 bahwa Meta berencana mengubah kebijakan enkripsi pada fitur Direct Message (DM) di platformnya. Perubahan ini membuat isi percakapan yang dikirim melalui DM berpotensi dapat diakses oleh pihak tertentu, termasuk untuk kepentingan pengembangan algoritma iklan dan pelatihan chatbot kecerdasan buatan....
【Hiburan】
Baca SelengkapnyaMonas Diserbu Ribuan Pengunjung saat Libur Long Weekend
HiburanSebanyak 2. 366 orang telah mengunjungi kawasan wisata Monas di pusat Jakarta hingga pukul 12....
【Hiburan】
Baca SelengkapnyaPolda Metro Tangkap Penadah Ribuan Motor Selundupan
HiburanPolisi mengamankan 1. 494 unit sepeda motor dari dua merek besar di sebuah gudang di Jalan Kemandoran 8 Nomor 6, Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan....
【Hiburan】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Jepang Bentuk Kelompok Kerja Khusus Kerjasama Pertahanan dengan RI
- Libur Panjang, Wisatawan Bali Ajak Kerabat ke TMII
- 1.500 Umat Hadiri Misa Kenaikan Yesus di Katedral
- Pengedar Ratusan Tramadol dan Hexymer di Babelan Bekasi Ditangkap
- LG Rilis Mesin Cuci AI 20 Kg, Tipe WashTower dan Top Loading
- BKN Diminta Segera Terbitkan Surat Pengukuhan Sekda Tangsel
Artikel Terbaru
Apple Batal Hadirkan Touch ID di Apple Watch
Polisi Selidiki Pencuri Motor Bersenpi di Siang Hari
TAUD Nilai Andrie Yunus Rentan Intimidasi di Sidang Militer
Laga Persija vs Persib, TNI-Polri Patroli 13 Titik Nobar
Kunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
ART di Bekasi Ditangkap Curi Perhiasan Majikan karena Uang Gaib
Tautan Sahabat
- Pedagang Jaksel Ogah Jual Minyakita karena Mahal dan Langka
- Prabowo Panggil Gubernur BI, CEO Danantara, Menkeu Bahas Rupiah
- Pernyataan Prabowo Soal Rupiah Dinilai Bahayakan Masyarakat Desa
- Prabowo Bentuk Badan Ekspor Nasional, Rupiah Kuat
- Pemerintah Buka Akses Pasar Perikanan, Potensi Transaksi Rp1,84 M
- Menteri Bappenas Dorong PTPN I Percepat Program Pangan Prabowo
- Bahlil Dorong Kesetaraan dan Percepat Izin di Migas
- Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.622,5 Triliun
- Minyakita Lenyap dari Pasar Minggu, Pedagang Lebih Baik Tutup
- Okupansi Perkantoran Segitiga Emas Jakarta Tembus 72 Persen