Lokasi: Teknologi >>

SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi

Teknologi2 Dilihat

RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....

SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi,<strong></strong> Afirmasi, Domisili, Mutasi

SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.

Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.

Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.

Tags:

Artikel Terkait

  • Ditjen Imigrasi Usulkan Kantor Imigrasi di Toraja Utara

    Teknologi

    Friece Sumolang mengusulkan pembangunan kantor imigrasi di Toraja Utara dalam pertemuan dengan Wakil Bupati untuk memudahkan akses layanan masyarakat, terutama pengurusan paspor. "Jadi terkait dengan rencana kita mengusulkan pembangunan kantor imigrasi di Toraja, ini keterkaitan dengan bagaimana pendekatan pelayanan kepada masyarakat," kata Friece kepada wartawan, Rabu....

    Teknologi

    Baca Selengkapnya
  • GMFI Target Pendapatan Rp9,5 Triliun dan Laba Rp617,7 M di 2026

    Teknologi

    PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) menargetkan pendapatan sebesar 542,8 juta dolar AS (sekitar Rp9,55 triliun) pada tahun 2026 dengan estimasi laba bersih mencapai 35,1 juta dolar AS (sekitar Rp617,78 miliar). Pada kuartal I 2026, perseroan mencatatkan laba berjalan sebesar 6,76 juta dolar AS dan pendapatan usaha sebesar 114,94 juta dolar AS....

    Teknologi

    Baca Selengkapnya
  • Aplikator Ojol Dapat Komisi 8 Persen dari Ekosistem Digital

    Teknologi

    Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), M Rizal Taufikurahman, menilai penyesuaian skema bagi hasil aplikator seperti GoTo (Gojek) menjadi 92 persen untuk mitra pengemudi dan 8 persen untuk perusahaan sebagai bentuk adaptasi positif terhadap arahan pemerintah. Menurut Rizal, kebijakan tersebut mencerminkan upaya mencari titik tengah antara kepatuhan regulasi, peningkatan kesejahteraan mitra pengemudi, dan keberlanjutan bisnis digital nasional....

    Teknologi

    Baca Selengkapnya