Lokasi: Kesehatan >>
SPMB Jabar 2026: Daftar SMA SMK Maung dan Bedanya
Kesehatan45896 Dilihat
RingkasanSPMB Reguler dan SMA/SMK Maung sama-sama menjadi pintu masuk ke sekolah negeri, tetapi memiliki perbedaan dari sisi pendekatan seleksi dan karakter program yang ditawarkan. SPMB Reguler umumnya mengacu pada mekanisme penerimaan berbasis jalur standar seperti domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi dengan sistem kuota yang telah ditetapkan secara nasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JABAR-2026-45345433.jpg)
SPMB Reguler dan SMA/SMK Maung sama-sama menjadi pintu masuk ke sekolah negeri, tetapi memiliki perbedaan dari sisi pendekatan seleksi dan karakter program yang ditawarkan. SPMB Reguler umumnya mengacu pada mekanisme penerimaan berbasis jalur standar seperti domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi dengan sistem kuota yang telah ditetapkan secara nasional. Sementara itu, SMA/SMK Maung merupakan skema khusus yang dikembangkan di Jawa Barat dengan penekanan pada penguatan karakter, kedisiplinan, serta pembinaan yang lebih intensif sesuai kebutuhan daerah.
Perbedaan ini membuat daftar sekolah yang masuk kategori SMA/SMK Maung menjadi perhatian tersendiri, karena tidak semua sekolah negeri otomatis masuk dalam program tersebut. SMA/SMK Maung merupakan sekolah dengan sistem pembinaan khusus, sehingga proses seleksinya tidak hanya berfokus pada nilai akademik, tetapi juga mempertimbangkan rekam jejak kedisiplinan serta prestasi siswa selama di sekolah sebelumnya. Kesiapan calon peserta didik untuk mengikuti pembinaan yang lebih intensif menjadi salah satu aspek penting dalam penilaian.
Peserta didik yang diterima di SMA/SMK Maung diharapkan memiliki komitmen tinggi terhadap dunia pendidikan, termasuk kesediaan untuk menaati aturan sekolah yang lebih ketat dan mengikuti program pembinaan karakter secara berkelanjutan. Pendaftaran calon murid baru sekolah Maung dilakukan melalui website resmi. Mengutip laman Disdik Jawa Barat, berikut daftar SMA dan SMK Maung dalam SPMB Jabar 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/fgh6mcsb9.html
Artikel Terkait
Toyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi
KesehatanErnando menilai insentif Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) merupakan langkah positif dari pemerintah untuk mendorong perkembangan pasar otomotif. Hal itu disampaikannya kepada Tribunnews....
Baca SelengkapnyaPrabowo Berterima Kasih ke PDIP yang Rela Jadi Oposisi
KesehatanPresiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato langsung mengenai arah kebijakan ekonomi dan fiskal pemerintah dalam rapat paripurna DPR RI pada Rabu (20/5/2026). Dalam pidatonya, Presiden mengakui bahwa tidak semua partai politik merupakan bagian dari pemerintahannya, namun ia menghormati dan menghargai perbedaan tersebut....
Baca SelengkapnyaMenhan Ungkap AS Minta Izin Terbang di Wilayah Udara Indonesia
KesehatanSjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa pembicaraan dengan Menteri Pertahanan Amerika Serikat masih dalam tahap penjajakan dan belum menghasilkan komitmen apa pun dari pihak Indonesia. Hal itu disampaikan dalam rapat kerja (raker) dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa (19/5/2026)....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Jurnalis WNI Diculik di Israel, Ibu Dapat Kabar Anak Dicegat IDF
- Peserta PBI Rasakan Manfaat Program JKN Tanpa Khawatir Biaya
- Masyarakat Sipil Nobar Pesta Babi, Sudirman Said Kritik Negara
- Kemendikdasmen: SE 7/2026 Tidak Pecat Guru Non-ASN
- Pemain Persib Selamat, Kini Bersiap Angkat Piala
- Satgas Damai Cartenz Tangkap Wadanyon KKB di Yahukimo
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
PRIMA: Harkitnas 2026 Perkuat Indonesia Menuju Negara Kerakyatan
Ibrahim Arief Genggam Erat Tangan Istri Jelang Sidang Chromebook
Harta Teddy Indra Wijaya Tembus Rp20 Miliar
Petkovic Bawa Aljazair ke Piala Dunia 2026
RI Dorong Pembangunan Kota Cerdas Inklusif dan Adaptif
Tautan Sahabat
- Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
- Yani Panigoro: Kader TBC Bergerak dengan Hati
- PPTI Yakin Target TBC 2030 Tercapai Jika Semua Pihak Patuh
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- Protein Hewani Kunci Asam Amino Esensial Tumbuh Kembang Anak
- IDAI Tegaskan ASI Standar Emas, Bukan Susu Formula
- BPOM Temukan 22 Obat Herbal Berbahaya Picu Stroke
- Strategi TOSS Tekan TBC: Temukan, Obati, Sampai Sembuh
- BPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya