Lokasi: Properti >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi S2-S3 di BIB 2026
Properti2884 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag,Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ia menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/fa33ryol6.html
Artikel Terkait
Wuling Serah Terima 25 Unit SUV Eksion Pertama, SPK Tembus 1.000
PropertiWuling Eksion mencatatkan lebih dari 1. 000 SPK sejak peluncuran nasional, mencerminkan respons positif masyarakat terhadap kombinasi kenyamanan, efisiensi, dan teknologi kendaraan modern....
【Properti】
Baca SelengkapnyaSitha Marino Wujudkan Mimpi di Film Horor Kamu Harus Mati
PropertiSitha Marino menjalani pengalaman perdananya bermain dalam film bergenre psikologi horor Kamu Harus Mati. Bagi Sitha, proyek ini bukan sekadar pekerjaan baru, tetapi juga momen emosional yang membuatnya tak kuasa menahan air mata....
【Properti】
Baca SelengkapnyaCalvin Dores Jual Mata Demi Masa Depan Anak
PropertiCalvin mengaku nekat ingin menjual bola matanya demi masa depan keluarga. Ia menyebut kebutuhan uang untuk istri dan anak-anaknya menjadi alasan utama di balik keputusan tersebut di Indonesia....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- IBC Sebut Mobil Nasional Wujud Hilirisasi EV End to End
- Maia Estianty Bantah Beri Rumah untuk Al dan Alyssa
- Tangisan Fedi Nuril Pecah di Pelukan Istri Saat Pemakaman
- Derby Romero Kenang Masa Kelam Kehilangan Sosok Ayah
- KPK Geledah Kantor Kadinkes Ponorogo, Harta Rp3,9 M Terungkap
- Film Baru Menguras Air Mata Tayang di Bioskop
Artikel Terbaru
Iwet Ramadhan-Dave Hendrik Ingatkan Bahaya Stres Usai Stroke
Frislly Herlind Kesurupan di Danau Terkutuk Korea Selatan
Kuasa Hukum Sebut Itikad Insanul Fahmi di Kasus Mawa
D'MASIV Resmi Indie, Tinggalkan Label Musik Demi Mimpi
Panduan Merotasi Ban Mobil FWD dan RWD
Ahmad Dhani Terkendala Izin Presiden, Rayen Pono Kecewa
Tautan Sahabat
- WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
- IDAI Ingatkan Risiko Dehidrasi Anak di Ruang AC
- El Nino Godzilla Tingkatkan Risiko Gizi Buruk dan Stunting Anak
- Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- El Nino Godzilla Picu Diare dan Heat Stroke pada Anak
- Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
- 80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
- Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus