Lokasi: Hikmah >>
Indonesia-Malaysia Berpeluang Jadi Pusat Pendidikan Pascasarjana Asia
Hikmah788 Dilihat
RingkasanYudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/World-Post-Graduate-Expo.jpg)
Yudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen. Ini peluang ASEAN, khususnya Indonesia dan Malaysia," ujar Yudi dalam pernyataannya. Menurut Yudi, saat ini terjadi pergeseran besar dalam peta pendidikan tinggi global, di mana Asia mulai menggeser dominasi Barat dalam sektor pendidikan dan riset. "Perguruan tinggi berada di perubahan yang besar. Asia mulai menggeser dominasi Barat," jelasnya.
Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil meraih posisi ke-9 dunia dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) Impact Rankings. "Ini membuktikan perguruan tinggi kita tidak hanya mengejar angka, tetapi juga dampak," kata Yudi. Prestasi ini menunjukkan kemampuan perguruan tinggi Indonesia bersaing di level global.
"Kolaborasi RI-Malaysia dalam memajukan peradaban. Kedua negara bukan sekadar berkembang, tapi serumpun," ujar Yudi. Kerja sama ini diharapkan memperkuat posisi Asia sebagai pusat pendidikan dan riset dunia yang baru.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/f8bend9ct.html
Artikel Terkait
Persija Pecahkan Rekor Poin, Pelatih Beri Komentar
HikmahPersija Jakarta meraih kemenangan 1-3 atas Persik Kediri dalam laga yang berlangsung di Stadion Brawijaya, Kediri, pada Sabtu (16/5/2026). Pelatih Persija, Mauricio, menyatakan timnya layak menang dan mengapresiasi permainan lawan....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaIran Ingin Upayakan Perdamaian, Termasuk Lebanon
HikmahJuru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menegaskan tuntutan penghentian perang di kawasan demi kepentingan seluruh negara, bukan hanya untuk satu pihak tertentu. Baghaei menyampaikan pernyataan itu dalam konferensi pers mingguan Kementerian Luar Negeri Iran pada Senin (11/5/2026), dengan menekankan perdamaian di Lebanon dan kawasan lainnya menjadi prioritas utama pemerintah Iran....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaIsrael Bangun Basis Militer Rahasia di Gurun Irak
HikmahFasilitas militer rahasia di Suriah yang disebut telah beroperasi sejak lama sebelum konflik besar antara Amerika Serikat dan Iran memicu kemarahan sejumlah pejabat keamanan. Laporan dari The New York Times mengungkap keberadaan pangkalan tersebut setelah seorang warga sipil bernama Awad ditemukan tewas secara misterius....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Apple Berlakukan Aturan Baru untuk Aplikasi Judi Brasil
- Hantavirus Dilaporkan di ASEAN, Indonesia Termasuk Daftar
- Senat AS Tolak Rencana Trump Remodel Ballroom Putih
- Kapal Perang Termahal AS Tinggalkan Konflik Iran
- Ekonomi Rusia Melambat, UE Sanksi Penculikan Anak Ukraina
- Menlu RI Serukan Reformasi Sistem Global di Forum BRICS
Artikel Terbaru
Google Bantah Latih Gemini Pakai Email Gmail
Krisis Iran, Ancaman Invasi AS ke Kuba Meningkat
Xi Jinping Sajikan Bebek Panggang dan Bakpao Babi untuk Trump
3 Pendaki Tewas Tertimbun Erupsi Gunung Dukono
Persib Bandung Kena Denda Rp 3,5 Miliar dan Sanksi AFC
Trump Tolak Tawaran Iran, Sebut Gencatan Senjata Sekarat
Tautan Sahabat
- PWI Solok Selatan Diserang OTK, Sahroni Sebut Teror Pers
- MA Tolak Kasasi Razman, Vonis 1,5 Tahun Pencemaran Hotman
- Menteri Agama Ajak Umat Islam Perkuat Ibadah Idul Adha
- RUU Polri Disahkan, Revisi UU Disetujui DPR
- LBH Muhammadiyah Dampingi Ahmad Bahar Lapor Polisi
- Noel Ebenezer Sebut Tuntutan 5 Tahun Penjara Gila
- Profil Sigit, Dirut PT Pindad Diminta Prabowo Bikin Mobil Presiden
- Amplop Nomor 1 Misterius di Kasus Suap Bea Cukai
- DPR Bongkar Oligopoli Pencekik Sineas Indie
- Satelit Nusantara Lima Percepat Pemerataan Konektivitas Indonesia