Lokasi: Berita >>
Fenomena Menguap Menular: Ini Penjelasan Ilmiahnya
Berita95152 Dilihat
RingkasanFenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak, respons sosial, dan kemampuan empati manusia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/f89guy4pz.html
Sebelumnya: Last Dance Ronaldo di Piala Dunia 2025
Berikutnya: Peralta Bawa Borneo FC Kalahkan Bali United 3-2
Artikel Terkait
Ibu Harry Maguire Murka Anaknya Dicoret dari Timnas Inggris
BeritaHarry Maguire menyatakan kekecewaan mendalam setelah tidak masuk skuad Timnas Inggris untuk Piala Dunia 2026. Pemain berusia 33 tahun yang telah mencatatkan 66 penampilan untuk negaranya dan bermain di Piala Dunia 2018, 2022, serta Euro 2020 itu mengungkapkan perasaannya melalui Instagram sehari sebelumnya....
【Berita】
Baca SelengkapnyaEks Kasat Narkoba Kutai Barat Diborgol ke Rutan Bareskrim
BeritaAKP Deky Jonathan Sasiang resmi ditahan di Rumah Tahanan Bareskrim Polri setelah diduga menjadi beking bisnis narkoba bandar Ishak. Kepala Dittipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso menyatakan pemeriksaan pendahuluan telah rampung dilakukan oleh Tim Penyidik Gabungan Subdit II, Subdit IV, dan Satgas NIC pada Selasa (18/5/2026)....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPrakiraan Cuaca Ternate Jumat: Hujan Ringan Dominan
BeritaHujan ringan mengguyur wilayah Kota dengan intensitas rendah mencapai kurang dari 2,5 mm per jam. Kondisi ini membuat tetesan air kecil dan jarang sehingga tidak terlalu deras, dengan suhu udara diperkirakan berkisar antara 26 hingga 28 derajat Celsius dan kelembapan mencapai 80 hingga 90 persen....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Toyota Respons Positif Insentif EV, Minta Jangan Fokus Satu Teknologi
- Indri Wahyuni Juri LCC MPR Soroti Artikulasi, Harta Rp4 M
- Aditya Halindra Bupati Mirip Partai Disorot Mobil Dinas
- Kisah Arsitek Morowali Kini Jadi Wakil Ketua DPRD
- Persis Solo Kalahkan Dewa United 1-0, Jaga Asa
- Pendaftaran Calon Ketum PAN Dibuka Jelang Kongres Banten
Artikel Terbaru
Febby Carol Doakan Pernikahan Virgoun dan Lindi
Polisi Geledah Ponpes Ponorogo Usai Pimpinan Tersangka Pencabulan
Syahri Akui Main Game Online Saat Rapat DPRD Jember
Jokowi Yoga di Solo Jelang Safari Keliling Indonesia Juni
Bripka Abu Bakar Tertangkap Pesta Narkoba di Buru
Pemkab Kuningan Bela Anggaran iPhone Rp200 Juta untuk Konten
Tautan Sahabat
- DSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Mobil Bekas
- Toyota Pantau Rupiah, Harga Mobil Terancam Naik
- Mobil Operasional Menggerus Arus Kas, Ini Solusinya
- Panduan Merotasi Ban Mobil FWD dan RWD
- Umar Abdullah Juara 2 Lamborghini Super Trofeo Eropa 2026
- Pertamina Bantah Larangan Pertalite untuk Merek Tertentu
- PEVS 2026 Siap Tampilkan Teknologi EV dan Kendaraan Masa Depan
- BYD Pastikan Pabrik Rp11,7 Triliun di Subang Beroperasi 2024
- Periklindo Desak Insentif EV Diperluas ke Kendaraan Niaga
- Geely Tambah Diler Baru, Target 80 Jaringan Akhir Tahun