Lokasi: Berita >>
SIT Darul Abidin Ajarkan Siswa Kendalikan AI, Bukan Jadi Pengguna
Berita732 Dilihat
RingkasanInternational Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding Kemendikdasmen Yogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekolah-Islam-Terpadu-SIT-Darul-Abidin-menggelar-International-Scratch-Day-2026.jpg)
International Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan.
Kepala Litbang SIT Darul AbidinEndah Tri Kusumawati menegaskan komitmen sekolah dalam memberikan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, kemajuan teknologi harus disikapi secara positif dan penuh tanggung jawab. "Kami mendidik anak-anak sesuai zamannya. Melalui program ini, kita ingin anak-anak bukan hanya bertindak sebagai pengguna teknologi, melainkan mampu berperan aktif dalam menciptakan sebuah inovasi," ujar Endah dalam sambutannya.
Apresiasi tinggi datang dari Kepala Dinas Pendidikan Kota yang mengingatkan pentingnya batasan dalam memanfaatkan teknologi. "Acara ini keren sekali. Kita tidak bisa menghindari kemajuan teknologi saat ini. Yang bisa dilakukan adalah membuat pedoman penggunaan AI. Jangan sampai kita percaya sepenuhnya pada AI. Tetap manusia yang harus memegang kendali dan melakukan verifikasi," tegas Wahid. Senada dengan hal tersebut, Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena menganalogikan AI seperti dua sisi mata pisau yang membawa dampak positif sekaligus negatif. "Jika digunakan dengan baik, AI akan memberikan manfaat besar bagi aktivitas manusia. Pemerintah sendiri sudah menetapkan keputusan bersama tujuh menteri dan menerbitkan buku saku AI. Jadi, bukan hanya soal cara menggunakannya, tetapi etika yang harus dikedepankan," jelas Yogi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/f4akd2wp1.html
Artikel Terkait
Toyota Respons Positif Insentif EV, Minta Jangan Fokus Satu Teknologi
BeritaErnando menilai insentif kendaraan listrik merupakan langkah positif dari pemerintah untuk mendorong perkembangan pasar otomotif di Indonesia. Hal ini disampaikannya saat dihubungi Tribunnews....
【Berita】
Baca SelengkapnyaIndonesia Negara Paling Tahan Krisis Energi, Ini Faktornya
BeritaEvita mengungkapkan sederet bukti yang menunjukkan Indonesia menjadi salah satu negara paling tahan terhadap krisis energi, di mana JPMorgan menilai Indonesia sebagai negara paling tahan krisis energi kedua setelah Afrika Selatan, di atas Tiongkok dan Amerika Serikat. Hal ini disampaikan Evita saat membacakan keynote speech di acara Indonesia IRF 2026 di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Sudirman, Jakarta, pada Senin (11/5/2026)....
【Berita】
Baca SelengkapnyaKementerian ESDM Tanggapi WN Tiongkok di Tambang Emas Ilegal Sangihe
BeritaAktivitas penambangan emas ilegal kembali mencuat setelah dalam cuplikan video dua warga negara asing dilaporkan hadir di lokasi penambangan untuk mempersiapkan kegiatan pengolahan emas. Pemerintah melalui pernyataan resmi menekankan bahwa informasi tersebut masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak berwenang dan belum dapat dipastikan sebagai pelanggaran hukum yang sah....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Anak Perwira Polisi Pembuat Lomba Rasis Rp100 Ribu
- Rupiah Ambles ke Rp17.528 per Dolar AS akibat Kekhawatiran Perang
- Menteri Amran Minta Pelaku Beras Oplosan Dihukum Berat
- Rupiah Tembus Rp17.500 meski Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen
- Kakak Pemilik Home Industri Sabu Menangis Meratapi Nasib Adik
- Prabowo Bentuk Badan Ekspor Nasional, Rupiah Kuat
Artikel Terbaru
Omo X Suspensi Double Wishbone Nyaman di Jalan Rusak
Indonesia Negara Paling Tahan Krisis Energi, Ini Faktornya
Emas Stabil, Tembaga Dinobatkan Logam Strategis Masa Depan
BRImo Dorong Ekonomi Solo hingga Lereng Merbabu
Pemain Persib Selamat, Kini Bersiap Angkat Piala
IHSG Anjlok 2 Persen Lebih, Tinggalkan Level 6.600
Tautan Sahabat
- Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
- BPOM Temukan 22 Obat Herbal Berbahaya Picu Stroke
- Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
- 5 Cara Alami Tingkatkan Nafsu Makan untuk Naik Berat Badan
- 263 Kasus Campak di Aceh, Imunisasi Rendah Disorot
- IDAI: Suplemen Bukan Tameng Utama Anak Hadapi El Nino
- Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
- BPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
- Yani Panigoro: Kader TBC Bergerak dengan Hati
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang