Lokasi: Berita >>
Fenomena Menguap Menular: Ini Penjelasan Ilmiahnya
Berita3286 Dilihat
RingkasanFenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak, respons sosial, dan kemampuan empati manusia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/f0180psld.html
Artikel Terkait
Kunci Gitar Say No Tasya Viral TikTok Besar Kepala
BeritaTasya Kamila kembali menjadi sorotan setelah lagu lawasnya, "Say No", yang dirilis pada 4 November 2011, mendadak viral di TikTok sebagai latar konten lipsync dan video estetik. Lagu bergenre pop ceria ciptaan Cahyo "The Face" ini bercerita tentang penolakan terhadap lelaki buaya darat yang jago merayu, dan kini menjadi ekspresi percaya diri anak muda setelah 15 tahun berlalu....
【Berita】
Baca SelengkapnyaSyifa Hadju Sebut Soleil Bayi Tercantik yang Pernah Dilihat
BeritaBaby Soso, sapaan akrab Soleil Zephora Ghazali, lahir pada 10 Mei 2026 dan menjadi sorotan publik karena nama unik serta rasa penasaran warganet terhadap wajahnya. Al Ghazali dan Alyssa Daguise hingga kini belum mempublikasikan wajah sang putri....
【Berita】
Baca SelengkapnyaSinopsis 402 Rumah Sakit Angker, Tayang 9 Juli 2026
BeritaArbani Yasiz sukses membintangi film horor terbaru Pabrik Gula setelah namanya melambung lewat Roman Picisan the Series. Aktor, model, dan penyanyi Indonesia ini telah membintangi berbagai film layar lebar populer seperti Ranah 3 Warna dan Ancika: Dia yang Bersamaku 1995....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Veda Pratama Finis P4 di Moto3 Prancis 2026
- Baruna Elpamas Meriahkan Konser Mahabbah Allah Pakem 9
- Dewi Perssik Siapkan 2 Sapi, Syukur Rezeki Stabil
- Ahmad Dhani Bujuk Safeea Korban Bully, Sebut Haters Deterjen 78
- Iran Kirim Pesan Keras ke AS di BRICS: Siap Perang dan Diplomasi
- Ahmad Dhani Sebut Laporan Lita Gading Naik Sidik
Artikel Terbaru
Alvaro Arbeloa Dinilai Toksik untuk Real Madrid
Eza Gionino Kekeh Tak Cerai, Kasihan Anak dari Meiza
Ranty Maria dan Rayn Wijaya Ingin Segera Punya Anak
Ranty Maria dan Rayn Wijaya Ingin Segera Punya Anak
Trump Tolak Proposal Damai AS-Iran, Sebut Dokumen Sampah
Pinkan Mambo Bantah Cari Panggung Lewat Isu Cerai
Tautan Sahabat
- Iran Disebut Mampu Lumpuhkan Internet Global dari Selat Hormuz
- Ekonomi Israel Minus 3,3 Persen Akibat Perang Lawan Iran
- Dokter Salah Diagnosis Hantavirus, Penumpang Kapal Kritis
- 13 Negara Terdampak Hantavirus Kapal Pesiar, F-35 Kirim SOS
- Ekonomi Rusia Melambat, UE Sanksi Penculikan Anak Ukraina
- Penembakan Masjid San Diego Diselidiki Motif Kebencian
- Jurnalis Indonesia Ditangkap Israel, Sempat Kirim SOS
- Portugal Targetkan Dominasi Sektor Antariksa Global
- Intelijen AS: 90% Fasilitas Rudal Iran Masih Beroperasi
- Wali Kota Arcadia Mengaku Bersalah sebagai Agen China