Lokasi: Hikmah >>
SPMB Jakarta 2026 Buka Empat Jalur PPDB SMA
Hikmah71 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi, Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-345345435R4W3.jpg)
SPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi,Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi. Setiap calon murid baru wajib memahami ketentuan dan persyaratan sesuai jalur yang dipilih.
Pada Jalur Prestasi Akademik, jika jumlah calon murid baru melebihi daya tampung, seleksi dilakukan berdasarkan urutan langkah tertentu. Sementara itu, pada Jalur Prestasi Nonakademik, prosedur seleksi serupa diterapkan apabila pendaftar melebihi kapasitas. Sisa kuota yang tidak terpenuhi pada Jalur Prestasi akan dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Jalur Afirmasi menyediakan kuota sebesar 30 persen dari total daya tampung, termasuk kuota khusus untuk anak penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, Jalur Domisili memiliki kuota 35 persen dari daya tampung. Wilayah prioritas PMB ditentukan berdasarkan domisili calon murid baru dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ey2pa0ppf.html
Artikel Terkait
Denny Sumargo Kaget Jawaban Ahmad Dhani Soal Syifa Hadju
HikmahSyifa Hadju menjadi sorotan publik setelah busana yang dikenakannya saat acara santai di tepi pantai dinilai terlalu terbuka oleh sebagian warganet hingga memicu perdebatan di media sosial. Di tengah ramainya komentar publik, potongan video dari kanal YouTube Maia Al El Dul TV ikut viral....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaKualitas Pemimpin Faktor Penting Kemajuan Negara
HikmahPieter Zulkifli menyatakan bahwa kebodohan dalam kepemimpinan yang berpadu dengan kerakusan kekuasaan menjadi ancaman lebih berbahaya dibandingkan bencana alam bagi suatu negara. Dalam keterangannya di Jakarta, Senin (18/5/2026), ia menegaskan gempa bumi, banjir, dan pandemi memang mampu melumpuhkan bangsa dalam sekejap, namun sejarah membuktikan bangsa besar bisa bangkit dari bencana alam....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaRegina Art: Momentum Refleksi Cita-cita Luhur Bangsa
HikmahDalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) pada 20 Mei 2026, Joane menyampaikan bahwa kebangkitan nasional modern tidak lagi sekadar melawan penjajah asing, melainkan melawan korupsi, nepotisme, dan matinya hati nurani. Joane menegaskan jika hukum kehilangan objektivitasnya, Indonesia berisiko bergeser dari negara hukum (rechtsstaat) menjadi negara kekuasaan (machtstaat)....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Eza Gionino Akui Nasib Rumah Tangganya Menggantung
- Tes Mental Ideologi SKT Kopdes Merah Putih 2026, Ini Aturannya
- Yusril Sebut Pemerintah Bisa Petik Hikmah dari Film Pesta Babi
- MA Tolak Kasasi Razman, Vonis 1,5 Tahun Pencemaran Hotman
- Arteta Dukung Bournemouth Kalahkan Teman Masa Kecil Guardiola
- Ilham Dorong Reindustrialisasi Berbasis Manusia Ala BJ Habibie
Artikel Terbaru
Honda Patenkan Teknologi Motor Trail Listrik Baru
Menkum: Revisi UU Polri Atur Penempatan Polisi Aktif di Jabatan Sipil
Ibrahim Arief Genggam Erat Tangan Istri Jelang Sidang Chromebook
LPSK Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1, 3 Posisi
Harga Solar Mahal, Pemilik Fortuner Beralih ke Zenix Hybrid
9 Universitas Swasta Terbaik Yogyakarta Versi EduRank 2026
Tautan Sahabat
- Polda Metro Periksa Saksi Laporan TAUD Andrie Yunus
- Polda Metro Jaya Terima Laporan Dugaan Pidana Serikat Pekerja
- Bareskrim Bongkar Siasat Kode Merah Narkoba 12 Tahun
- Keributan di Grogol, Pria Tewas Dilempar dari Lantai 2
- Jambret Incar Wanita Usai Keluar ATM di Senayan
- Warga Pasir Jaya Bogor Tewas Digigit Ular Weling
- Pemuda Bonceng Tiga Tabrak Tiang Demi Kabur dari Kejar Massa
- Begal Kebon Jeruk Ditangkap, Tiga Pelaku Masih Buron
- Niko Atmaja Panaskan Mesin PDIP Jakarta Utara
- Polda Metro Gagalkan Peredaran 1.000 Ekstasi dan Sabu