Lokasi: Properti >>
SPMB Jateng SMA 2026: Jadwal, Syarat, dan Urutan Seleksi
Properti1 Dilihat
RingkasanPemerintah Kota Surabaya membuka empat jalur masuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2024, yaitu jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi orang tua/wali. Selain memahami jadwal pendaftaran, calon peserta juga perlu mengetahui aturan kuota, sistem seleksi, serta dokumen yang wajib disiapkan agar tidak mengalami kendala saat proses pendaftaran berlangsung....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JATENG-2026-53453454.jpg)
Pemerintah Kota Surabaya membuka empat jalur masuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2024, yaitu jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi orang tua/wali. Selain memahami jadwal pendaftaran, calon peserta juga perlu mengetahui aturan kuota, sistem seleksi, serta dokumen yang wajib disiapkan agar tidak mengalami kendala saat proses pendaftaran berlangsung. Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya mengingatkan orang tua untuk memeriksa persyaratan secara cermat sebelum mendaftar di setiap jalur.
Setiap jalur memiliki kuota dan mekanisme seleksi berbeda. Jalur domisili menggunakan sistem zonasi berdasarkan jarak tempat tinggal ke sekolah, sementara jalur afirmasi diperuntukkan bagi peserta dari keluarga tidak mampu dengan bukti surat keterangan. Jalur prestasi menyeleksi berdasarkan capaian akademik dan non-akademik, sedangkan jalur mutasi orang tua/wali dikhususkan bagi anak yang orang tuanya pindah tugas ke Surabaya.
Calon peserta wajib menyiapkan dokumen seperti Kartu Keluarga (KK), akte kelahiran, rapor, dan sertifikat prestasi jika mendaftar jalur prestasi. Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal resmi ppdb.surabaya.go.id. Kepala Dispendik Surabaya menegaskan bahwa verifikasi dokumen akan dilakukan secara ketat untuk mencegah kecurangan, dan pelanggaran dapat berakibat diskualifikasi peserta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/evpbjuyja.html
Artikel Terkait
Polisi Tokyo Tangkap Eks Bos MTU Jepang Kasus Rp170 Miliar
PropertiHara diduga menyampaikan data penjualan dan kinerja bisnis palsu kepada perusahaan investasi J-STAR sekitar Februari 2025, ungkap sumber Tribunnews. com di kepolisian pada Rabu (13/5/2026)....
【Properti】
Baca SelengkapnyaRupiah Tembus Rp 17.845, DPR Cecar Gubernur BI
PropertiNilai tukar rupiah yang terus melemah menjadi sorotan masyarakat hingga memunculkan ejekan bahwa kurs Rp 17. 845 diibaratkan dengan tanggal Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945....
【Properti】
Baca Selengkapnya2 Jurnalis Republika Ditahan Tentara Israel di Gaza
PropertiAndi mengungkapkan bahwa Bambang atau yang akrab disapa Abeng mengirimkan video SOS terakhir pada hari ini pukul 15. 20 WIB....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- 50 Bakat Muda Digembleng Legenda Timnas di Jakarta
- Menteri P2MI Canangkan Gerakan Nasional Migran Aman
- Jurnalis Republika Kirim Video SOS Sebelum Ditangkap Israel
- Din Syamsuddin Kecam Penangkapan Jurnalis Republika oleh Israel
- Kunci Gitar Say No Tasya Viral TikTok Besar Kepala
- Ketua Komisi II DPR Minta Juri LCC MPR Kalbar Di-blacklist
Artikel Terbaru
Kode Redeem FF 12 Mei 2026: Klaim Skin & Diamond Gratis
Menteri P2MI Canangkan Gerakan Nasional Migran Aman
Hukum Kurban Kambing Betina dalam Islam
Kurban Unta untuk 7 Orang, Ini Dalil dan Pendapat Ulama
Leo/Daniel Selamatkan Indonesia, Denmark Juara Thailand Open 2026
Menkeu Purbaya Minta Rakyat Tenang Hadapi Rupiah Melemah
Tautan Sahabat
- Iran Tolak Tuntutan AS, Balas Tanggapan Washington Terbaru
- 5.000 WNI Bekerja di Perusahaan Konstruksi Chitose, Hokkaido
- Super El Nino Diprediksi Perparah Kebakaran Hutan Global
- Tentara Israel Tangkap Dua WNI di Kapal Misi Kemanusiaan
- Kecelakaan Kerja di Shiga Jepang Tertinggi, 13 WNI Jadi Korban
- Kuba Borong 300 Drone dari Rusia dan Iran
- Polisi Malaysia Tangkap 20 WNI Perempuan dalam Penggerebekan
- Kecelakaan Kereta Barang Vs Bus di Bangkok Tewaskan 8 Orang
- Indonesia Kecam Dewan Keamanan PBB yang Mandul
- India Larang Rakyat Beli Emas Selama Setahun