Lokasi: Teknologi >>
Unesa Buka Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka 2026
Teknologi17528 Dilihat
RingkasanPendaftaran Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Universitas Negeri Surabaya (Unesa) tahun 2026 resmi dibuka untuk siswa yang pernah menjadi pengurus dan/atau dewan ambalan semasa duduk di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi Unesa dengan biaya pendaftaran sebesar Rp300 ribu untuk pilihan satu program studi dan Rp400 ribu untuk pilihan dua program studi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-surabaya-unesa-x.jpg)
Pendaftaran Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Universitas Negeri Surabaya (Unesa) tahun 2026 resmi dibuka untuk siswa yang pernah menjadi pengurus dan/atau dewan ambalan semasa duduk di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi Unesa dengan biaya pendaftaran sebesar Rp300 ribu untuk pilihan satu program studi dan Rp400 ribu untuk pilihan dua program studi. Khusus program studi S1 Kedokteran, biaya pendaftarannya sebesar Rp750 ribu.
Jalur seleksi ini memberikan kesempatan khusus bagi siswa berprestasi di bidang organisasi, terutama yang aktif dalam kegiatan OSIS dan Pramuka selama masa sekolah. Calon pendaftar harus memenuhi persyaratan administratif yang telah ditetapkan oleh panitia penerimaan mahasiswa baru Unesa. Tata cara pendaftaran, jadwal seleksi, serta dokumen yang diperlukan dapat diakses secara lengkap melalui portal resmi universitas.
Informasi lebih lanjut mengenai syarat, tata cara pendaftaran, dan jadwal seleksi Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Unesa 2026 dapat diperoleh melalui laman resmi penerimaan mahasiswa baru. Calon mahasiswa diimbau untuk mempersiapkan seluruh dokumen dan mematuhi batas waktu pendaftaran yang telah ditentukan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/eujpijcjo.html
Artikel Terkait
3 Bintang Piala Dunia Pernah Bermain di Liga Indonesia
TeknologiSetelah Indonesia merdeka pada tahun 1945, Garuda belum pernah tampil di putaran final Piala Dunia, dan penantian panjang itu kembali berlanjut di edisi 2026 mendatang setelah langkah Timnas Indonesia terhenti di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Meskipun Indonesia belum mendapatkan kesempatan bersaing di level dunia, sepak bola tanah air tidak asing dengan para pemain bintang kelas global....
Baca SelengkapnyaPolisi Bongkar Peredaran 2 Kg Ganja di Cipinang, Satu Tersangka
TeknologiPolda Metro Jaya menangkap seorang pria berinisial I (34) di wilayah Panit Subdit Sidik Unit 2 Subdit 3 Ditresnarkoba terkait dugaan transaksi narkoba. AKP Mokhammad Fatoni menjelaskan penangkapan dilakukan tim setelah menerima informasi dugaan transaksi tersebut....
Baca SelengkapnyaIbadah Kenaikan Yesus 2026 di GPIB Immanuel Jakarta
TeknologiPuluhan umat Kristen Protestan mengikuti Ibadah Hari Kenaikan Tuhan Yesus ke Surga di Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) Immanuel Jakarta. Ibadah berlangsung di ruang utama gereja dan dipimpin langsung oleh Ketua Majelis Jemaat....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
Artikel Terbaru
Emerse Fae Target Kejutan Piala Dunia 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Cerah di Sejumlah Wilayah Jabodetabek
Bocah 9 Tahun Digigit Monyet Liar, Darah Berceceran
Polda Metro Dalami Prostitusi Anak, Minta Warga Lapor
Chelsea vs Man City Imbang 0-0, Guardiola Minta Kartu Merah
Polda Metro Gagalkan Peredaran 1.000 Ekstasi dan Sabu
Tautan Sahabat
- NGO Protes Rencana Pengangkutan CO2 Jepang ke Indonesia
- AS Kurangi Jumlah Pasukan di Eropa
- Pipa Gas Power of Siberia 2 Rusia-China Sepanjang 2.600 Km
- Kursi Trump Lebih Pendek dari Xi Jinping, Sengaja?
- Japan is Back Kumpulkan 340 Pendukung Sanae Takaichi
- Menlu Sugiono Bercanda Sulit Formal dengan Menlu Singapura
- Krisis Iran, Ancaman Invasi AS ke Kuba Meningkat
- Drone Hizbullah Buat Tentara Israel Frustrasi dan Ketakutan
- PPI Jerman Gelar LDK 5.0 Perkuat Kepemimpinan Pelajar
- Rusia Tuduh AS Ingin Kuasai Energi Global Lewat Trump