Lokasi: Olahraga >>
Unpad Buka Beasiswa Pascasarjana 2026, S2-S3 Tuntas 4 Tahun
Olahraga878 Dilihat
RingkasanBeasiswa Unggulan Pascasarjana Padjadjaran 2026 resmi dibuka untuk mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan Magister (S2) dan Doktor (S3) melalui skema pendampingan langsung dari promotor unggulan. Pendaftaran program ini dilakukan melalui mekanisme SMUP Reguler Pascasarjana dan berlangsung hingga 13 Juli 2026....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Beasiswa-Unggulan-Pascasarjana-Unpad-2026.jpg)
Beasiswa Unggulan Pascasarjana Padjadjaran 2026 resmi dibuka untuk mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan Magister (S2) dan Doktor (S3) melalui skema pendampingan langsung dari promotor unggulan. Pendaftaran program ini dilakukan melalui mekanisme SMUP Reguler Pascasarjana dan berlangsung hingga 13 Juli 2026.
BUPP 2026 dirancang untuk mencetak sumber daya manusia unggul melalui percepatan pendidikan. Penerima beasiswa akan memperoleh sejumlah fasilitas pendanaan yang mencakup biaya kuliah, biaya hidup, serta tunjangan penelitian. Program ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendapatkan bimbingan langsung dari promotor yang kompeten di bidangnya.
Persyaratan pendaftaran meliputi: Warga Negara Indonesia atau Warga Negara Asing; lulusan program Sarjana atau Sarjana Terapan yang terakreditasi oleh BAN PT/LAM-PTKes; memiliki IPK minimal 3,25 bagi lulusan dari Perguruan Tinggi di Indonesia atau GPA minimal 3,5 skala 4 bagi lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri; memiliki sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran; serta sertifikat English Language Test (ELT) UNPAD yang masih berlaku (maksimal 2 tahun) dengan nilai minimal 525, atau tes kemampuan Bahasa Inggris dari institusi resmi yang diakui UNPAD.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/er41kim91.html
Artikel Terkait
Hendra Pencuri Motor Ditangkap Polisi Usai Akad Nikah
OlahragaPusiknas Polri mencatat tindak pidana Pencurian dengan Pemberatan (Curat) menjadi kasus kejahatan terbanyak sepanjang 2025 dengan 48. 637 kasus atau 11,70 persen dari total seluruh tindak pidana di Indonesia....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaAnsarallah Curiga Trump Tolak Respons Iran Usai Telepon Netanyahu
OlahragaPresiden Amerika Serikat Donald Trump menolak tanggapan Iran atas proposal negosiasi nuklir yang disampaikan melalui mediator Pakistan. Penolakan itu terjadi setelah Trump melakukan panggilan telepon dengan Perdana Menteri Pakistan....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaDrone Alarm Picu Kepanikan Warga Lithuania Berlindung
OlahragaPolandia menjadi negara anggota Uni Eropa pertama yang mengaktifkan alarm peringatan serangan udara untuk masyarakat umum pada Rabu, setelah terdeteksi drone di wilayah udara Belarus. Peringatan dikirim melalui telepon seluler sekitar pukul 10:20 waktu setempat dengan pesan: “Peringatan serangan udara! Segera pergi ke tempat perlindungan atau tempat aman, lindungi anggota keluarga Anda dan tunggu instruksi lebih lanjut....
【Olahraga】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Amanda Manopo Hentikan Syuting, Kenny Austin Siaga Jadi Suami
- India Minta Jalur Bebas Hambatan di Selat Hormuz
- Ratusan Warga Irlandia Protes Kematian Pria Kongo
- Siklus 9 Tahun Trump-Xi: Mesra KTT, Perang Tarif Kemudian
- Toyota Pantau Rupiah, Harga Mobil Terancam Naik
- Survei NYT: Simpati Warga AS ke Palestina Kalahkan Israel
Artikel Terbaru
Tautan Sahabat
- Iran Sambut Diplomasi China-Pakistan di Tengah Konflik
- RI Kecam Mandulnya Dewan Keamanan PBB
- Aktivis GSF: Penderitaan Palestina Jauh Lebih Besar dari Tahanan
- Intelijen AS: 90% Fasilitas Rudal Iran Masih Beroperasi
- Israel Bangun Basis Militer Rahasia di Gurun Irak
- Pengurus Masjid Diminta Balai Kota Ichikawa Batalkan Penggunaan Taman
- New York Buka Undian Tiket Piala Dunia 2026, Mulai 50 Dolar
- Kuba Borong 300 Drone dari Rusia dan Iran
- Xi Jinping Sajikan Bebek Panggang dan Bakpao Babi untuk Trump
- 19 Tewas di Lebanon, Gencatan Senjata Israel Dipertanyakan