Lokasi: Hikmah >>
Unesa Buka Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka 2026
Hikmah486 Dilihat
RingkasanUniversitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-surabaya-unesa-x.jpg)
Universitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi. Khusus untuk program studi S1 Kedokteran, biaya pendaftaran sebesar Rp750 ribu.
Persyaratan utama mencakup keaktifan sebagai pengurus inti atau anggota dewan ambalan yang dibuktikan dengan surat keterangan dari sekolah. Tata cara pendaftaran dimulai dengan mengisi formulir daring, mengunggah dokumen pendukung, dan melakukan pembayaran sesuai program studi yang dipilih. Jadwal seleksi Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Unesa 2026 telah ditetapkan dengan tahapan verifikasi berkas dan pengumuman hasil.
Informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tata cara, dan persyaratan lengkap dapat diakses melalui portal resmi Unesa. Calon mahasiswa diimbau untuk mempersiapkan dokumen seperti rapor, sertifikat prestasi, dan surat rekomendasi sekolah sebelum mendaftar. Jalur ini menjadi alternatif bagi siswa berprestasi di bidang organisasi untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Unesa.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/epdip7ko5.html
Artikel Terkait
Rupiah Tembus Rp17.500, Harga Pangan-Elektronik-Obat Melonjak
HikmahIbrahim mencontohkan, harga yang sudah pasti naik yaitu barang elektronik, obat-obatan, pupuk, serta komoditas pangan seperti kedelai hingga gandum. Terdapat komponen di pupuk yang masih impor yakni jenis NPK, Kalium (KCl), dan bahan baku fosfor....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaArsari Tambang Bangun Pusat Riset Timah dan REE di Bangka
HikmahAryo menyayangkan industri timah Indonesia yang sudah berusia 150 tahun belum memiliki pusat riset timah sendiri. Hal itu ia sampaikan saat menjadi pembicara dalam forum Met Connex 2026 di JCC Jakarta pada Selasa (12/5/2026)....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaNasrafa Kain Lukis Tembus Pasar Dunia dari Brosur
HikmahMotif bunga pada kain lukis Nasrafa tercipta bukan tanpa alasan, karena karya-karya milik Yani pernah dipamerkan di Osaka, Jepang. Belasan tahun lalu, semuanya bermula dari sesuatu yang jauh lebih sederhana, yaitu brosur lusuh yang dibagikan dari pintu ke pintu....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
- Pacific Palace Hotel Batam Sajikan Buffet Nusantara Rp99 Ribu
- Kemenperin dan LPEI Dorong Ekspor Rendang Payakumbuh
- Nasrafa Kain Lukis Tembus Pasar Dunia dari Brosur
- Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
- Junanto Herdiawan Resmi Pimpin BI Jabar Genjot Ekonomi Baru
Artikel Terbaru
Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
Pelemahan Rupiah Dorong Swasembada Pangan dan Energi
Strategi Jakarta Candle Naik Kelas Lewat Inkubasi BRI
Kaesang-Akbar Himawan Hadiri Malam Dukung Bryan Ketum HIPMI
9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
Aktivitas Ekonomi Warga Lesu Imbas Industri Nikel Melambat
Tautan Sahabat
- 9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
- Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya