Lokasi: Kuliner >>
Indonesia-Malaysia Berpeluang Jadi Pusat Pendidikan Pascasarjana Asia
Kuliner21436 Dilihat
RingkasanYudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/World-Post-Graduate-Expo.jpg)
Yudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen. Ini peluang ASEAN, khususnya Indonesia dan Malaysia," ujar Yudi dalam pernyataannya. Menurut Yudi, saat ini terjadi pergeseran besar dalam peta pendidikan tinggi global, di mana Asia mulai menggeser dominasi Barat dalam sektor pendidikan dan riset. "Perguruan tinggi berada di perubahan yang besar. Asia mulai menggeser dominasi Barat," jelasnya.
Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil meraih posisi ke-9 dunia dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) Impact Rankings. "Ini membuktikan perguruan tinggi kita tidak hanya mengejar angka, tetapi juga dampak," kata Yudi. Prestasi ini menunjukkan kemampuan perguruan tinggi Indonesia bersaing di level global.
"Kolaborasi RI-Malaysia dalam memajukan peradaban. Kedua negara bukan sekadar berkembang, tapi serumpun," ujar Yudi. Kerja sama ini diharapkan memperkuat posisi Asia sebagai pusat pendidikan dan riset dunia yang baru.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/eoraika3g.html
Artikel Terkait
Kunci Gitar Laut Kidul Viral TikTok Mudun Srengenge
KulinerKolaborasi dua maestro Pop Jawa, Denny Caknan dan Hendra Kumbara, berhasil menyuguhkan karya sarat makna budaya dan emosi mendalam. Denny Caknan atau Deni Setiawan, penyanyi dan pencipta lagu asal Ngawi, Jawa Timur, telah menjadi ikon utama musik Pop Jawa kontemporer setelah sukses besar lewat lagu "Kartonyono Medot Janji"....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaMenkomdigi Wajibkan Nomor Telepon untuk Registrasi Medsos
KulinerMenteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengungkapkan rencana pemerintah untuk mewajibkan pencantuman nomor telepon dalam re-registrasi pengguna media sosial guna memperjelas identitas. "Ini juga hal yang mungkin belum kita laporkan terkait rencana re-registrasi terhadap pengguna media sosial dengan memberikan akuntabilitas," kata Meutya dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR RI di Jakarta, Senin (18/5/2026)....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaKode Redeem Genshin Impact 19 Mei 2026, Klaim Segera
KulinerKode redeem Genshin Impact yang tidak dapat ditukar menandakan kode tersebut sudah tidak berlaku lagi. Game Genshin Impact masih menjadi salah satu permainan populer hingga saat ini....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Megawati Hangestri Samar di Deretan Pemain Asing Liga Voli Korea
- iPhone Ultra Foldable Hanya Dua Warna Siap Meluncur
- Instagram Rombak Tampilan Aplikasi iPad Mirip iPhone
- iOS 27 Hadirkan Fitur AI Canggih untuk Kamera
- Ginting Akui Lambat Antisipasi Strategi Lawan di Thailand Open
- Spotify Kembalikan Logo Lama Setelah Banjir Kritik
Artikel Terbaru
Tautan Sahabat
- Pidato Prabowo Pertegas Arsitektur Ekonomi dan Ideologi
- Emping Melinjo Koncone Ngemil, UMKM Solo Bangkit dari Krisis
- Promo Indomaret, Alfamart, Superindo 19 Mei: Popok Rp27.900
- Menhub: 1.058 Kecelakaan Kereta di Perlintasan dalam 3 Tahun
- Nasrafa Kain Lukis Tembus Pasar Dunia dari Brosur
- Indonesia-Belarus Perkuat Hubungan Ekonomi dan Perdagangan
- DPR Soroti Fokus Ketahanan Pangan dan Energi Nasional
- PaDi Dioptimalkan, BUMN Perkebunan Perkuat Ekosistem UMKM
- IHSG Anjlok, Investor Bereaksi Negatif ke Pernyataan Prabowo
- Pemerintah Patok Harga Ekspor Emas 150.555 Dolar AS