Lokasi: Olahraga >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi S2-S3 di BIB 2026
Olahraga2958 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag,Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ia menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/eoof0qc5d.html
Artikel Terkait
Ubed Tersingkir di Thailand Open 2026 karena Ragu di Awal Laga
OlahragaPebulutangkis jebolan PB Djarum itu mengaku performanya di lapangan tidak sesuai ekspektasi meski sudah melakukan persiapan matang. "Permainannya sangat di luar dugaan saya karena dari awal sepertinya saya sudah siap, tapi di lapangan tidak bisa sesuai dengan ekspektasi yang saya mau," ujarnya....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaKunci Jawaban LKS Informatika Kelas 7 Halaman 9
OlahragaStatistik dasar merupakan ilmu yang mempelajari cara mengumpulkan, mengolah, menganalisis, menyajikan, dan menafsirkan data sehingga menjadi informasi yang berguna. Ilmu ini sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama di bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan, pemerintahan, dan bisnis....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaSPMB Surabaya 2026 Jenjang TK Tanpa Tes Akademik
OlahragaPemerintah Kota Surabaya membuka penerimaan SPMB Kota Surabaya 2026 untuk jenjang TK dengan menyediakan kuota jalur reguler dan jalur inklusi bagi kelompok usia tertentu. Kebijakan ini diumumkan melalui laman resmi sebagai upaya pemerataan akses pendidikan sejak dini di ibu kota Provinsi Jawa Timur tersebut....
【Olahraga】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- NATO Rapat Darurat Bahas Stok Senjata Habis Akibat Perang Iran
- SPMB Surabaya 2026 Jenjang TK Tanpa Tes Akademik
- Jadwal SPMB Tangsel 2026 TK SD SMP Mulai Akhir Mei
- Gap Year Buka Peluang Lebih Luas ke Kampus
- Lewandowski Rival Ronaldo, Al Hilal Siapkan Gaji Rp1,8 Triliun
- Kunci Jawaban IPAS Kelas 4 SD Halaman 93
Artikel Terbaru
Persib Vs Borneo FC, I.League Kritik Wasit dan Trofi
60 Soal IPAS Kelas 2 Semester 2 dan Kunci Jawaban
Pendaftaran Jalur Rapor UNJ Ditutup 31 Mei 2026
Jalur Mandiri UIN Bandung 2026 Dibuka, Ini Syaratnya
Terjemahan Lirik Ora Urus Toton Caribo Viral di TikTok
SMA Al Hikmah IIBS Batu Resmi Adopsi Kurikulum IB
Tautan Sahabat
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
- Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- WHO Dalami Vaksin Uji Coba untuk Lawan Ebola
- Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
- PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
- BPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji