Lokasi: Berita >>

UPI Buka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026

Berita92285 Dilihat

RingkasanUniversitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional....

UPI Buka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional. Program ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki karya monumental, prestasi kompetisi tingkat provinsi hingga internasional, maupun capaian khusus seperti hafidz Al-Qur’an minimal 15 juz atau prestasi lain yang setara.

Peserta yang dapat mengikuti jalur ini merupakan lulusan SMA/MA/SMK/Paket C tahun 2023, 2024, 2025, dan 2026. Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu UPI, Vanessa Gaffar, menjelaskan bahwa jalur prestasi istimewa merupakan bagian dari strategi universitas dalam menjaring talenta unggul dari berbagai bidang. "Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa bertujuan memberikan penghargaan kepada siswa yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik dan diharapkan dapat meningkatkan keunggulan mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional," ujar Prof. Vanessa Gaffar.

UPI menyediakan berbagai program studi di Kampus Bandung maupun kampus daerah untuk peserta jalur prestasi istimewa. Namun, peserta hanya diperbolehkan memilih satu program studi yang relevan dengan prestasi yang dimiliki. Dalam proses seleksi, penilaian dilakukan melalui Tes Kecerdasan dan Motivasi Berprestasi, evaluasi portofolio sertifikat, ujian keterampilan, dan wawancara. UPI menegaskan bahwa relevansi antara prestasi peserta dengan program studi pilihan menjadi indikator dengan bobot penilaian terbesar.

Tags:

Artikel Terkait

  • Rumah Ade Ginanjar Dirusak Pria Ngaku Polisi, Harta Rp7,1 M

    Berita

    Polres Metro Jakarta Barat menangkap dua pelaku pencurian dengan kekerasan yang meresahkan warga di kawasan Tambora pada Selasa (25/2) dini hari. Kedua tersangka berinisial AR (28) dan SY (31) ditangkap setelah aksi mereka terekam kamera pengawas dan viral di media sosial....

    Berita

    Baca Selengkapnya
  • Ramalan Rezeki Jodoh Weton Jumat Wage Warigalit

    Berita

    Momentum Jumat Wage bertepatan dengan tanggal 6 Besar 1959 Dal berada dalam putaran siklus mingguan yang dalam kosmologi masyarakat Jawa diyakini memancarkan aura ketenangan, pengorbanan, dan kelembutan hati yang mendalam. Bagi masyarakat tradisional, Jumat Wage bukanlah hari biasa karena sering dipandang sebagai waktu tepat untuk mengasah kepekaan batin, memperkuat rasa empati, serta menata kembali niat-niat suci dalam kehidupan sosial....

    Berita

    Baca Selengkapnya
  • Pakar Ingatkan Potensi Pencatutan Nama Atasan di Bea Cukai

    Berita

    Publik diimbau untuk lebih jeli membaca fakta persidangan agar tidak mendahului proses pembuktian hukum yang sedang berjalan. Spesialis Analisis Kontra Intelijen, Gautama Wiranegara mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru membangun opini atau melakukan penghakiman sosial, khususnya setelah muncul narasi mengenai ‘kode 1’ yang dikaitkan dengan unsur pimpinan di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC)....

    Berita

    Baca Selengkapnya