Lokasi: Berita >>
Pendaftaran TKAD SPMB Jogja 2026 Berakhir Besok
Berita96938 Dilihat
RingkasanCalon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/TKAD-DIY-2026-34523434.jpg)
Calon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran. TKAD menjadi instrumen seleksi utama bagi peserta dari luar wilayah untuk mengukur kemampuan akademik sebelum diterima di sekolah tujuan.
Prosedur pendaftaran TKAD mengharuskan calon peserta untuk melengkapi data diri dan memilih sekolah tujuan di DIY. SPMB Jogja menetapkan jadwal tes secara terpusat yang diumumkan melalui laman resmi penerimaan. Peserta dari luar DIY harus memastikan ketersediaan kuota dan memenuhi persyaratan administratif yang telah ditentukan oleh panitia.
Informasi lengkap mengenai jadwal, biaya, dan tata cara pendaftaran TKAD dapat diakses melalui portal resmi SPMB Jogja. Panitia mengimbau calon siswa untuk memantau pengumuman terbaru agar tidak melewatkan batas waktu pendaftaran. TKAD menjadi langkah krusial bagi siswa luar DIY untuk bersaing mendapatkan tempat di sekolah favorit di Yogyakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/elvank75c.html
Artikel Terkait
Kunlavut dan Chen Yufei incar back to back Thailand Open
BeritaChina dan Malaysia masing-masing meraih dua gelar, sementara Thailand hanya mengamankan satu trofi di hadapan pendukungnya sendiri pada ajang Thailand Open. Di sektor tunggal putra, tuan rumah Thailand berhasil meraih gelar melalui Kunlavut Vitidsarn....
【Berita】
Baca SelengkapnyaWaspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
BeritaDr Inke Nadia Diniyanti Lubis, Dokter spesialis anak konsultan infeksi penyakit tropik dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), mengungkapkan bahwa masih banyak masyarakat Indonesia yang belum memahami ancaman penyakit Monkey Malaria. "Saya tahu di Indonesia ini masih banyak sekali masyarakat yang belum cukup paham," ujarnya dalam media briefing virtual pada Kamis (14/5/2026)....
【Berita】
Baca SelengkapnyaDiet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
BeritaPenurunan berat badan drastis tanpa pengawasan dokter justru bisa membuat tubuh terlihat lesu, lemas, dan tampak seperti orang sakit, karena massa otot ikut hilang. Dokter Spesialis Gizi Klinik RSU Bhakti Asih, dr....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- WhatsApp Rilis Incognito Chat dengan Meta AI
- WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
- Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
- Terjemahan Lirik All Too Well Taylor Swift: Lost in Translation
- Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
Artikel Terbaru
Iran Siap Gugat AS-Israel ke Pengadilan Internasional
WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
Kompetisi Football City Battle Resmi Digelar Antar-Kota
Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
Tautan Sahabat
- Promo Indomaret, Alfamart, Superindo 19 Mei: Popok Rp27.900
- Promo JSM Indomaret, Alfamart, Superindo: Minyak Fortune Rp42.900
- Pemulung Sampah Sukses Suplai Dapur MBG
- Hubungan Ekonomi Indonesia-Belarus Diperkuat Lewat Sektor Dagang
- Strategi Jakarta Candle Naik Kelas Lewat Inkubasi BRI
- Prabowo: Ketahanan Pangan Kunci Kelangsungan Negara
- Pernyataan Prabowo Soal Rupiah Dinilai Bahayakan Masyarakat Desa
- Promo Indomaret, Alfamart, Superindo: Minyak Sania 1L Rp21.600
- Prabowo Sampaikan KEM PPKF 2027 di Paripurna DPR Besok
- Rupiah Tembus Rp17.500 meski Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen