Lokasi: Berita >>
SPMB Surabaya 2026 Jenjang TK Tanpa Tes Akademik
Berita99732 Dilihat
RingkasanPemerintah Kota Surabaya membuka penerimaan SPMB Kota Surabaya 2026 untuk jenjang TK dengan menyediakan kuota jalur reguler dan jalur inklusi bagi kelompok usia tertentu. Kebijakan ini diumumkan melalui laman resmi sebagai upaya pemerataan akses pendidikan sejak dini di ibu kota Provinsi Jawa Timur tersebut....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-KOTA-SURABAYA-TK-2352343223.jpg)
Pemerintah Kota Surabaya membuka penerimaan SPMB Kota Surabaya 2026 untuk jenjang TK dengan menyediakan kuota jalur reguler dan jalur inklusi bagi kelompok usia tertentu. Kebijakan ini diumumkan melalui laman resmi sebagai upaya pemerataan akses pendidikan sejak dini di ibu kota Provinsi Jawa Timur tersebut.
Jalur reguler diperuntukkan bagi calon peserta didik yang memenuhi persyaratan usia sesuai ketentuan, sementara jalur inklusi memberikan kesempatan bagi anak berkebutuhan khusus untuk mengikuti proses belajar di sekolah umum. Setiap sekolah yang ditunjuk memiliki alokasi kuota terbatas yang harus diperebutkan oleh orang tua atau wali murid selama periode pendaftaran.
Informasi lengkap mengenai jadwal, syarat, dan tata cara pendaftaran SPMB Kota Surabaya 2026 jenjang TK dapat diakses melalui portal resmi yang telah disediakan oleh Dinas Pendidikan Kota Surabaya. Orang tua diimbau untuk memantau pengumuman secara berkala agar tidak melewatkan batas waktu pendaftaran yang telah ditentukan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/eirlnjdb2.html
Sebelumnya: PSIM Yogyakarta Kalah, Persis Solo Tersenyum
Berikutnya: Duo Mbappe-Vinicius Dibela Arbeloa usai Kritik Tajam
Artikel Terkait
Gedung Parlemen Filipina Diberondong Tembakan
BeritaPenembakan terjadi di kompleks Senat Filipina pada Senat malam, memicu kepanikan dan penguncian gedung. Saksi mata melaporkan orang-orang berlarian mencari perlindungan setelah suara tembakan terdengar, dengan beberapa individu terlihat mengenakan baju antipeluru....
【Berita】
Baca SelengkapnyaTabrakan Beruntun di Tol JORR Cakung, Dua Tewas
BeritaKecelakaan lalu lintas melibatkan tiga kendaraan yakni tracktor head B 9757 UEJ, truck box B 9715 UPA, dan pick up B 9037 FVE. Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Rieki Indra Brata Manggala menyatakan korban merupakan pengemudi dan pendamping di kendaraan pick up yang meninggal dunia dan dibawa ke RS Polri Kramat Jati pada Sabtu (16/5/2026)....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPolisi Selidiki Pencuri Motor Bersenpi di Duren Sawit
BeritaPencurian sepeda motor dengan modus menodongkan senjata api terjadi di sebuah indekos di Jalan H. Naman, Pondok Kelapa....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Chelsea vs Manchester City Final Piala FA Penentuan Juara
- Cekcok di Cibubur Berujung Penganiayaan dan Mobil Dirusak
- Pemprov DKI dan Polda Integrasikan 50 Ribu CCTV Jakarta
- Helita Digital: Kesiapan OPD Kunci Respons Aduan Masyarakat
- Serangan Drone Dekati Infrastruktur Nuklir UEA, Alarm Konflik Baru
- Pemprov DKI dan Polda Integrasikan 50 Ribu CCTV Jakarta
Artikel Terbaru
Rusia Hujani Ukraina dengan 3.170 Drone dalam Sepekan
Polisi Beberkan Alur Distribusi Ekspor Ilegal Motor Jaksel
Begal Kebon Jeruk Ditangkap, Tiga Pelaku Masih Buron
3 Jambret WNA di Bundaran HI Ternyata 120 Kali Beraksi
DM Instagram Tak Terenkripsi, Privasi Pengguna Dipertanyakan
HP Hilang di Flyover Jatibaru Ditemukan Pedagang
Tautan Sahabat
- Amnesty Kritik BoP dan Respons Pasif Indonesia soal Israel
- Korupsi Desa Jadi Alarm Pembenahan Pengadaan Barang LKPP
- Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan Guyur Papua Tengah 15 Mei 2026
- KSP Dudung Bela Pidato Prabowo: Tergantung Sudut Pandang
- Menbud Fadli Zon Rancang Logo Warisan Budaya Tak Benda
- Citra Margaretha Bungkam Soal Asal Usul Uang Sugiri Sancoko
- Kementerian Kebudayaan Tambah 430 Cagar Budaya Baru
- KPK Geledah Rumah Pengusaha Citra Margaretha Terkait Sugiri
- Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat AKP Deky Terancam TPPU
- Harta Nadiem Tak Wajar, Jaksa Tuntut Uang Pengganti