Lokasi: Otomotif >>
Unesa Buka Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka 2026
Otomotif6132 Dilihat
RingkasanUniversitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-surabaya-unesa-x.jpg)
Universitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi. Khusus untuk program studi S1 Kedokteran, biaya pendaftaran sebesar Rp750 ribu.
Persyaratan utama mencakup keaktifan sebagai pengurus inti atau anggota dewan ambalan yang dibuktikan dengan surat keterangan dari sekolah. Tata cara pendaftaran dimulai dengan mengisi formulir daring, mengunggah dokumen pendukung, dan melakukan pembayaran sesuai program studi yang dipilih. Jadwal seleksi Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Unesa 2026 telah ditetapkan dengan tahapan verifikasi berkas dan pengumuman hasil.
Informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tata cara, dan persyaratan lengkap dapat diakses melalui portal resmi Unesa. Calon mahasiswa diimbau untuk mempersiapkan dokumen seperti rapor, sertifikat prestasi, dan surat rekomendasi sekolah sebelum mendaftar. Jalur ini menjadi alternatif bagi siswa berprestasi di bidang organisasi untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Unesa.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/eiftdtj67.html
Artikel Terkait
Honda Patenkan Motor Trail Listrik Rasa Konvensional
OtomotifHonda baru saja mengajukan paten untuk sistem kopling pada motor listrik yang dirancang khusus untuk motorcross kompetisi, dengan tuas kopling dipasang di setang kiri meskipun motor tersebut sepenuhnya listrik. Paten ini mengacu pada CR Electric Proto milik Honda, yang menargetkan penggunaan di ajang balap motorcross listrik, berbeda dengan kopling multi-plat hidrolik mekanis yang biasa digunakan pada motor trial....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaFIBA Tunjuk XTB sebagai Sponsor Global Piala Dunia Basket
OtomotifXTB resmi menjadi presenting sponsor resmi Kualifikasi Eropa FIBA Basketball World Cup 2027 melalui kesepakatan strategis dengan FIBA. Jendela pertama kualifikasi berlangsung pada 29 Juni hingga 7 Juli 2026....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaBagnaia Gagal, Martin Bawa Aprilia Cetak Sejarah MotoGP Prancis
OtomotifMarco Bezzecchi nyaris sempurna menjalani balapan di Le Mans kali ini. Sayangnya ketika memasuki 3 lap terakhir, Bezzecchi gagal mempertahankan posisi pertama yang ia genggam sejak awal balapan....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Audrey Bianca Stop Nasi Putih Demi Miss World 2026
- Megawati Butuh Satu Poin Lagi, Jordan Wilson Bersinar
- Macau Open 2026: Ginting dan Leo/Daniel Tampil, Ganda Campuran Absen
- Jojo dan Ubed Jadi Harapan Indonesia di Malaysia Masters
- Wuling Eksion Mulai Diniagakan di India dengan Nama Starlight 560
- Thalita Petik Pelajaran Usai Kalah Rubber dari Ratchanok
Artikel Terbaru
Nadiem Makarim Menurut Sang Istri: Makna Maaf hingga Budaya Kerja
EVOS Kalah 0-2 dari NAVI di MPL ID S17
Megawati Main Semusim Penuh di Liga Voli Korea
Syabil Umar Basalamah Juara 1 Usai Senggolan dan Fastest
Honda Patenkan Motor Trail Listrik Rasa Konvensional
Duel 10 Lap Ketat Warnai Kejurnas Motoprix 2026
Tautan Sahabat
- Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
- WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Wamenkes Bantah Hoaks, Tegaskan Imunisasi Tidak Haram
- Yani Panigoro Peringatkan Bahaya TBC di Daerah Padat
- Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
- PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
- Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
- Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
- BPJS Kesehatan Perluas Cathlab untuk Pasien Jantung