Lokasi: Gaya Hidup >>
SPMB Jabar 2026: Daftar SMA SMK Maung dan Bedanya
Gaya Hidup4867 Dilihat
RingkasanSPMB Reguler dan SMA/SMK Maung sama-sama menjadi pintu masuk ke sekolah negeri, tetapi memiliki perbedaan dari sisi pendekatan seleksi dan karakter program yang ditawarkan. SPMB Reguler umumnya mengacu pada mekanisme penerimaan berbasis jalur standar seperti domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi dengan sistem kuota yang telah ditetapkan secara nasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JABAR-2026-45345433.jpg)
SPMB Reguler dan SMA/SMK Maung sama-sama menjadi pintu masuk ke sekolah negeri, tetapi memiliki perbedaan dari sisi pendekatan seleksi dan karakter program yang ditawarkan. SPMB Reguler umumnya mengacu pada mekanisme penerimaan berbasis jalur standar seperti domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi dengan sistem kuota yang telah ditetapkan secara nasional. Sementara itu, SMA/SMK Maung merupakan skema khusus yang dikembangkan di Jawa Barat dengan penekanan pada penguatan karakter, kedisiplinan, serta pembinaan yang lebih intensif sesuai kebutuhan daerah.
Perbedaan ini membuat daftar sekolah yang masuk kategori SMA/SMK Maung menjadi perhatian tersendiri, karena tidak semua sekolah negeri otomatis masuk dalam program tersebut. SMA/SMK Maung merupakan sekolah dengan sistem pembinaan khusus, sehingga proses seleksinya tidak hanya berfokus pada nilai akademik, tetapi juga mempertimbangkan rekam jejak kedisiplinan serta prestasi siswa selama di sekolah sebelumnya. Kesiapan calon peserta didik untuk mengikuti pembinaan yang lebih intensif menjadi salah satu aspek penting dalam penilaian.
Peserta didik yang diterima di SMA/SMK Maung diharapkan memiliki komitmen tinggi terhadap dunia pendidikan, termasuk kesediaan untuk menaati aturan sekolah yang lebih ketat dan mengikuti program pembinaan karakter secara berkelanjutan. Pendaftaran calon murid baru sekolah Maung dilakukan melalui website resmi. Mengutip laman Disdik Jawa Barat, berikut daftar SMA dan SMK Maung dalam SPMB Jabar 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/eibomk7ws.html
Artikel Terkait
Prakiraan Cuaca Madura 21 Mei 2026: Hujan Ringan
Gaya HidupBMKG memprediksi cuaca di Pulau Madura, Jawa Timur pada Kamis (21/5/2026) didominasi kondisi Cerah-Cerah Berawan di sebagian kecamatan. Kondisi ini merata terjadi di Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Sampang, Kabupaten Pamekasan, dan Kabupaten Sumenep....
Baca Selengkapnya3 Remaja Dibacok di Kotabaru Jogja, 3 Pelaku Ditangkap
Gaya HidupPolresta Yogyakarta berhasil menangkap tiga pelaku pembacokan yang menewaskan AA (17) di Jalan Yos Sudarso, Kotabaru, Gondokusuman, Yogyakarta, pada Minggu (17/5/2026) dini hari. Ketiga tersangka berinisial LA, AF, dan MY diringkus di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada Selasa malam (19/5/2026) dan langsung dibawa ke Mapolresta Yogyakarta....
Baca SelengkapnyaJalur Barat dan Bandara Serui Segera Ditingkatkan
Gaya HidupFakhiri menyatakan jalur barat memiliki peran strategis karena menghubungkan wilayah utara dan menjadi akses utama masyarakat saat cuaca laut buruk. Fakhiri menjelaskan pada periode Oktober hingga Februari, tinggi gelombang di perairan sekitar Yapen dapat mencapai 4 hingga 5 meter sehingga menyulitkan aktivitas transportasi laut menuju Serui....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kronologi Pelajar Jogja Tewas Ditusuk Klitih Dini Hari
- Prakiraan Cuaca Sorong Kamis Berawan di Semua Distrik
- Jahitan Tas Vita Angkat Martabat Perempuan Disabilitas Sukoharjo
- Penembak Anggota TNI di Palembang, Dua Tersangka Ditahan
- Bruno Fernandes Kejar Rekor Assist Henry dan De Bruyne
- 11 Bayi Dititip Bidan Sleman, Bayar Rp 50 Ribu per Hari
Artikel Terbaru
Enam Karoseri Pamer Bus Double Decker, Listrik, Sleeper
Kasat Resnarkoba Polres Kukar Tersangka Peredaran Etomidate
Wanita Tewas di Serang Ternyata Korban Pembunuhan Pelaku
Prakiraan Cuaca Bandung Raya: Barat Cerah, Kota Hujan
Awal Mula Kasus Pencabulan Santri Ponorogo Terbongkar
Kontraktor Rugi Rp1,2 Miliar Akibat Proyek Fiktif Kopdes
Tautan Sahabat
- Awal Mula Kasus Pencabulan Santri Ponorogo Terbongkar
- Minta Maaf ke Prabowo, Anggota DPRD Jember Ngaku Khilaf
- Listrik Padam Massal di Sumatera, Ini Daftar Wilayah Terdampak
- Pengantin Wanita di Pati Kabur Jelang Akad Nikah
- Prakiraan Cuaca Cirebon 18 Mei 2026: Siang Cerah Malam Hujan
- Kisah Arsitek Morowali Kini Jadi Wakil Ketua DPRD
- Wagub Babel Hellyana Divonis 4 Bulan Penjara Kasus Hotel
- LCC 4 Pilar Kalbar Viral, MPR Nonaktifkan Juri dan MC
- Prank Laporan Bunuh Diri, Polisi dan Relawan Jadi Korban
- Sosiolog Ungkap Motif Ekonomi Manusia Silver Todong Pisau