Lokasi: Otomotif >>
SMA Al Hikmah IIBS Batu Resmi Jadi Sekolah IB Internasional
Otomotif3912 Dilihat
RingkasanSekolah berbasis pesantren resmi mengantongi status sebagai sekolah International Baccalaureate (IB). Pencapaian ini menjadi tonggak sejarah penting bagi sekolah dalam menghadirkan pendidikan berstandar dunia tanpa menanggalkan nilai-nilai keislaman dan pembentukan karakter kepemimpinan global....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SMA-Al-Hikmah-International-Islamic-Boarding-School-IIBS-3.jpg)
Sekolah berbasis pesantren resmi mengantongi status sebagai sekolah International Baccalaureate (IB). Pencapaian ini menjadi tonggak sejarah penting bagi sekolah dalam menghadirkan pendidikan berstandar dunia tanpa menanggalkan nilai-nilai keislaman dan pembentukan karakter kepemimpinan global. Jaringan ini dikenal luas memiliki standar akademik ketat, pendekatan belajar berbasis penyelidikan (inquiry-based learning), serta fokus pada kesiapan siswa menghadapi tantangan abad ke-21.
"Menjadi sekolah IB bukan sekadar mengejar pengakuan internasional. Ini adalah komitmen kami untuk menghadirkan pendidikan yang membentuk siswa menjadi pembelajar sepanjang hayat, berwawasan global, namun tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Islam," ujar Ahmad Fais dalam keterangannya. Ia menambahkan, langkah besar ini diharapkan membuka karpet merah bagi para siswa untuk mengakses perguruan tinggi top, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Lebih dari itu, kurikulum IB dipercaya bakal memperkuat ekosistem belajar yang memicu kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, hingga kepedulian sosial tinggi pada diri siswa. Status baru ini mempertegas komitmen sekolah dalam menyiapkan generasi unggul berdaya saing global.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/egs7ae4ae.html
Artikel Terkait
Juicy Luicy Rilis 'Gurun Hujan', Lagu Rindu Tak Pasti
OtomotifPenyanyi Uan Kaisar merilis lagu baru berjudul Gurun Hujan yang menggambarkan kerinduan terhadap seseorang dari masa lalu, diiringi harapan sekaligus keraguan tentang kemungkinan untuk kembali bertemu. Lirik-lirik reflektif dalam lagu tersebut menjadi gambaran perasaan yang kerap sulit dijelaskan, terutama ketika seseorang masih menyimpan harapan kecil terhadap sosok yang pernah hadir dalam hidupnya....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaInsentif EV Baru Jaga Momentum Transisi Kendaraan Listrik
OtomotifPT BYD Motor Indonesia berharap kebijakan insentif baru dari pemerintah dapat mempercepat transisi energi di Tanah Air. Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther T....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaHarga Solar Mahal, Pemilik Fortuner Beralih ke Zenix Hybrid
OtomotifHarga Dexlite saat ini mencapai Rp 26. 000 per liter dan Pertamina Dex sebesar Rp 27....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Bruno Fernandes Kunci Kemenangan, Casemiro Berpisah di Old Trafford
- Toyota GR Car Meet 2026 Pamerkan 400 Mobil Modifikasi di GBK
- Toyota Pertimbangkan Jual Mobil PHEV Murah
- Toyota Pertimbangkan Jual Mobil PHEV Murah
- Persib Wajib Waspada, Persijap Siap Rusak Pesta Juara
- Omo X Suspensi Double Wishbone Nyaman di Jalan Rusak
Artikel Terbaru
Dosen UNU Blitar Lecehkan Belasan Mahasiswi
Toyota Respons Positif Insentif EV, Minta Jangan Fokus Satu Teknologi
PEVS 2026 Siap Tampilkan Teknologi EV dan Kendaraan Masa Depan
Panduan Merotasi Ban Mobil FWD dan RWD
Toyota Respons Positif Insentif EV, Minta Jangan Fokus Satu Teknologi
PEVS 2026 Siap Tampilkan Teknologi EV dan Kendaraan Masa Depan
Tautan Sahabat
- Senggolan Saat Joget Picu Oknum TNI Tembak Rekan di Kafe
- Pelaku Penyekapan Mahasiswi Nunukan Ditembak Polisi
- Pekerja Tambang Emas Yahukimo Tewas, OPM Diduga Pelaku
- Hendra Pencuri Motor Ditangkap Polisi Usai Akad Nikah
- Prakiraan Cuaca Ternate Rabu, 20 Mei 2026: Hujan Ringan
- Gempa 4,6 Guncang Sukabumi, Terasa Hingga Bandung Bogor
- Mantan Kasat Narkoba Kubar Jalani Sidang Etik Hari Ini
- SMAN 1 Sambas Juara Cerdas Cermat 4 Pilar MPR
- Rumah Bersejarah dr Sardjito di Yogya Dilego ke Pengembang
- Pertumbuhan Sekolah Tak Seimbang dengan Kualitas Berpikir