Lokasi: Bisnis >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Bisnis24914 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/efoenwkeb.html
Artikel Terkait
Harry Kane Targetkan Juara Piala Dunia 2026
BisnisHarry Kane resmi masuk dalam daftar 26 pemain pilihan pelatih Thomas Tuchel untuk Timnas Inggris. Striker berusia 32 tahun kelahiran London dengan nama lengkap Harry Edward Kane ini dikenal sebagai salah satu penyerang terbaik dunia berkat ketajamannya di depan gawang serta kemampuannya membangun serangan....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaPutin dan Xi Sepakat Lawan Segala Bentuk Bullying
BisnisKunjungan ini terjadi hanya beberapa hari setelah Presiden AS Putin disambut dengan karpet merah saat tiba di Balai Besar Rakyat, Lapangan Tiananmen, lengkap dengan anak-anak yang mengibarkan bendera serta personel militer. Kedua pemimpin kemudian duduk bersama untuk melakukan pembicaraan bilateral yang melibatkan puluhan pejabat Kremlin, dan para pejabat menyebut pembicaraan tersebut berlangsung positif....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaKebakaran Hutan Landa Afrika-Asia, El Nino Perparah Bencana
BisnisRekor suhu berpotensi kembali terpecahkan tahun ini, menyebabkan kekeringan luas sekaligus kebakaran hutan dengan dampak global yang signifikan. Para peneliti memperingatkan bahwa musim kebakaran global belum benar-benar memanas, namun awal yang sangat cepat ini, dikombinasikan dengan prakiraan cuaca ekstrem, meningkatkan risiko bencana....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Enam Karoseri Pamer Bus Double Decker, Listrik, Sleeper
- Senat AS Tolak Rencana Trump Remodel Ballroom Putih
- Inggris Pasang Sistem Anti-Drone Baru di Jet Tempur Typhoon
- Polisi Buka Kasus Hilang Siswi Osaka 2003, Hadiah Rp315 Juta
- AHY Puji Kepemimpinan Agung Nugroho di Demokrat Riau
- Turki Incar Investor Asing di Tengah Konflik Iran
Artikel Terbaru
Gara-gara Prancis, Dembele Akui Tak Cocok dengan Mbappe
13 Negara Terdampak Hantavirus Kapal Pesiar, F-35 Kirim SOS
Trump: AS Hentikan Perang Iran, Cegah Senjata Nuklir
AS Habiskan 300 Rudal Lindungi Israel dari Serangan Iran
Indri Wahyuni Juri LCC MPR Soroti Artikulasi, Harta Rp4 M
PM Greenland Tegaskan Wilayahnya Tak Akan Dijual ke AS
Tautan Sahabat
- Survei ACSI: Fitur AI di Smartphone Makin Diminati Pengguna
- Facebook Luncurkan Creator Fast Track, Kreator Raup Puluhan Juta
- Kode Redeem ML Terbaru 12 Mei 2026 Gratis
- 3 Cara Mudah Nonaktifkan Instants di Instagram
- Netflix Tambah Iklan di Aplikasi Mulai 2027
- Samsung Galaxy S26 Ultra Pecahkan Rekor Charging Android
- WhatsApp Plus Kini Tersedia di iPhone, Mulai Rp14 Ribuan
- Google Perluas Fitur Mirip AirDrop ke OPPO, Xiaomi
- ACSI Rilis Merek Teknologi Paling Favorit 2026
- Apple Perketat Akses Education Store di Berbagai Negara