Lokasi: Teknologi >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Teknologi79899 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ed7mpms2f.html
Artikel Terkait
55 Pemain Awal Timnas Argentina Piala Dunia 2026: Messi Pimpin, Dybala Absen
TeknologiLionel Scaloni tidak menutup peluang bagi pemain dari liga domestik Argentina untuk masuk skuad Piala Dunia 2026. Nama-nama seperti Emiliano Martinez, Lisandro Martinez, Tagliafico, Nahuel Molina, Paredes, Rodrigo De Paul, Enzo Fernandez, Mac Allister, Exaquiel Palacios, Thiago Almada, Lautaro Martinez, dan Julian Alvarez diproyeksikan mengulang kesuksesan di tahun 2026 nanti....
Baca SelengkapnyaMoya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
TeknologiMoya-moya, penyakit langka yang namanya unik dan berasal dari bahasa Jepang yang berarti "kepulan asap", bisa memicu stroke pada orang muda yang tampak sehat tanpa faktor risiko. dr....
Baca SelengkapnyaWHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
TeknologiDickey Budiman, epidemiolog dan pakar Keamanan Kesehatan Global dari Griffith University Australia, meminta masyarakat tidak panik menanggapi situasi penyebaran Ebola di Afrika. Menurutnya, meskipun situasi sangat serius, dunia tidak sedang mengarah pada pandemi baru seperti Covid-19....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- JBP Vs Zhaiyk di Semifinal AVC Champions League 2026
- El Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
- Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Kunci Gitar Hatchu Salma Salsabil: Terbangun Siapkan Kopi
- Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Laut Kidul Viral TikTok Mudun Srengenge
Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
Kunci Gitar Pelarian Keisya Levronka Mudah Dimainkan
Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
Tautan Sahabat
- Persaingan Degradasi Liga Spanyol Makin Panas, Sevilla Terancam
- Persija Pecahkan Rekor Poin, Pelatih Beri Peringatan
- Profil Nico Paz, Wonderkid Argentina Incaran Piala Dunia 2026
- Arsenal Menang 1-0, Arteta Pantau Bournemouth vs City
- Arne Slot Pastikan Tetap Latih Liverpool Musim Depan
- John Herdman Bidik 5 Pemain Naturalisasi untuk Piala Asia 2027
- Roberto Martinez Latih Portugal di Piala Dunia 2026
- Arsenal Juara Liga Inggris, Man City Tertahan di Bournemouth
- Barcelona Incar Marcus Rashford dan Joao Cancelo
- Inter Milan dan PSG Juara, Man City Tekuk Arsenal