Lokasi: Teknologi >>

BCA Finance Peduli 2026 Dibuka untuk Mahasiswa D4/S1

Teknologi1835 Dilihat

RingkasanProgram Beasiswa BCA Finance 2026 resmi dibuka bagi mahasiswa aktif semester 5 hingga maksimal semester 8 yang membutuhkan dukungan biaya kuliah sekaligus persiapan memasuki dunia kerja. Melalui program tersebut, penerima beasiswa akan memperoleh bantuan dana pendidikan sebesar Rp3....

BCA Finance Peduli 2026 Dibuka untuk Mahasiswa D4/S1

Program Beasiswa BCA Finance 2026 resmi dibuka bagi mahasiswa aktif semester 5 hingga maksimal semester 8 yang membutuhkan dukungan biaya kuliah sekaligus persiapan memasuki dunia kerja. Melalui program tersebut, penerima beasiswa akan memperoleh bantuan dana pendidikan sebesar Rp3.500.000 per semester. Tidak hanya itu, mahasiswa penerima beasiswa di semester 8 juga akan mendapatkan pelatihan dan pembekalan karier sebagai bekal menghadapi dunia profesional.

Dikutip dari laman resmi, pendaftaran program ini terbuka untuk mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Persyaratan utama meliputi Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00, surat rekomendasi dari dosen, dan surat keterangan aktif kuliah. Calon pendaftar juga harus melengkapi berkas seperti fotokopi Kartu Tanda Mahasiswa (KTM), transkrip nilai, serta esai tentang motivasi dan rencana karier.

Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui tautan resmi yang disediakan di situs BCA Finance. Batas akhir pengiriman berkas adalah pada tanggal 31 Maret 2026. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan link pendaftaran dapat diakses langsung di laman resmi program Beasiswa BCA Finance 2026.

Tags:

Artikel Terkait

  • La Familia Gugat Messi, Inter Miami Kena Imbas

    Teknologi

    Sekelompok suporter melakukan aksi protes diam dengan tidak menyanyikan satu pun chant atau berjingkrak selama pertandingan. Tujuan utama aksi ini adalah mendorong para pemain Timnas Indonesia agar menjalin interaksi lebih baik dengan mereka....

    Teknologi

    Baca Selengkapnya
  • RI Kecam Mandulnya Dewan Keamanan PBB

    Teknologi

    Indonesia melontarkan kritik tajam terhadap sistem multilateral global yang dinilai lumpuh dan tidak lagi efektif karena negara-negara berpengaruh justru melanggar aturan yang mereka buat sendiri. Kritik keras ini disampaikan Staf Khusus Menteri Luar Negeri RI untuk Penguatan Kebijakan Isu Multilateral, Tri Tharyat, dalam forum Pertemuan Tingkat Tinggi BRICS 2026 di New Delhi, India, pada Jumat (15/5/2026)....

    Teknologi

    Baca Selengkapnya
  • Eks Jurnalis Indonesia Mengaku Dihajar Komandan Tentara Israel

    Teknologi

    Yasin menceritakan secara detail momen mencekam saat kapal dicegat, penumpang ditembaki, hingga dirinya dan ratusan relawan lainnya ditahan dalam kondisi penuh tekanan. Ia juga mengungkap perlakuan selama di tahanan, termasuk kekerasan, interogasi, serta penyitaan seluruh perangkat jurnalis....

    Teknologi

    Baca Selengkapnya