Lokasi: Berita >>
Beasiswa Doktoral Unpad 2026 Dibuka, Ini Syaratnya
Berita7467 Dilihat
RingkasanUniversitas Padjadjaran (Unpad) membuka pendaftaran Program Beasiswa BPDP 2026 hingga 13 Juli 2026 bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan doktoral dengan pembiayaan penuh. Program ini diselenggarakan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang akademik dan riset, di mana peserta akan mendapatkan dana pendidikan serta riset selama maksimal tiga tahun dengan pendampingan dari promotor unggul Unpad....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/suasana-di-kampus-unpad-jatinangor-sumedang-kamis-2632020.jpg)
Universitas Padjadjaran (Unpad) membuka pendaftaran Program Beasiswa BPDP 2026 hingga 13 Juli 2026 bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan doktoral dengan pembiayaan penuh. Program ini diselenggarakan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang akademik dan riset, di mana peserta akan mendapatkan dana pendidikan serta riset selama maksimal tiga tahun dengan pendampingan dari promotor unggul Unpad.
Program beasiswa ini ditujukan bagi lulusan S2 berprestasi yang memiliki motivasi akademik tinggi dan potensi penelitian yang kuat. Peserta yang lolos seleksi akan memperoleh sejumlah fasilitas pembiayaan, sehingga mahasiswa diharapkan dapat fokus menyelesaikan studi doktoral tepat waktu dan menghasilkan riset berkualitas. Beberapa persyaratan umum yang harus dipenuhi calon pendaftar antara lain: Warga Negara Indonesia (WNI) atau Warga Negara Asing (WNA), serta memiliki sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran (PIP Unpad) dengan nilai minimal 525 yang masih berlaku.
Sebagai alternatif, calon pendaftar juga dapat menggunakan sertifikat Tes Potensi Akademik (TPA) dari institusi penyelenggara resmi lainnya yang diakui Unpad, seperti PLTI Himpsi, UGM, UNAIR, UI, atau BAPPENAS. Dengan dukungan pembiayaan penuh dan bimbingan dari para promotor unggul, program BPDP diharapkan dapat mencetak doktor-doktor berkualitas yang siap berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan riset di Indonesia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/e4wh800rl.html
Artikel Terkait
Gara-gara Prancis, Dembele Akui Tak Cocok dengan Mbappe
BeritaMantan pemain timnas Prancis, Jerome Rothen, kembali melontarkan pernyataan kontroversial dengan menilai Kylian Mbappe tidak sepandai Michael Olise dan Ousmane Dembele dalam membangun serangan tim. Dalam wawancaranya, Rothen yang memiliki 13 caps bersama Les Bleus mengakui Mbappe sebagai pencetak gol terbaik dunia saat ini, namun ia menilai Olise dan Dembele lebih unggul dalam kemampuan mengolah bola....
【Berita】
Baca SelengkapnyaGaji Ke-13 Pensiunan ASN Cair 2 Juni 2026
BeritaPT TASPEN (Persero) telah menyalurkan Tunjangan Hari Raya (THR) dan Gaji Ketiga Belas kepada pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui 46 mitra bayar yang tersebar di seluruh Indonesia. Penyaluran ini merupakan komitmen perusahaan dalam mendukung kesejahteraan para pensiunan ASN, mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2026 tentang Pemberian THR dan Gaji Ketiga Belas....
【Berita】
Baca SelengkapnyaLibur Panjang, Arus Ferry Merak-Bakauheni Padat
BeritaLonjakan trafik penumpang dan kendaraan terjadi di lintasan penyeberangan utama Indonesia selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat lintasan Merak–Bakauheni melayani 133....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Festival Balon Udara Solo Gagal Terbang Akibat Angin Kencang
- Indonesia Ekspor 500 Ribu Ton Beras, Malaysia Minta Rp16.000
- Telkom Catat TSR 35,7 Persen di 2025
- Dirut Bulog Tegur Pimpinan DKI-Banten soal Minyakita Langka
- Inter Milan dan PSG Juara, Man City Tekuk Arsenal
- Prabowo Tinjau Kopdes Merah Putih, Bantah Saingi Alfamart
Artikel Terbaru
Sindikat Kampung Narkoba Samarinda Gunakan Sniper dan HT
Double Decker Hunian Baru Solusi Lahan Sempit Jakarta
Anggota DPR Minta Harga Tiket Pesawat Seimbang dengan Daya Beli
Pidato Prabowo Realistis, Pasar Tenang, Rupiah Menguat
Jon Mathias Soroti Etika Krisna Murti sebagai Pengacara Ammar Zoni
Junanto Herdiawan Resmi Pimpin BI Jabar Genjot Ekonomi Baru
Tautan Sahabat
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
- BPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
- Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
- Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
- Pemda Larang Daging Anjing Cegah Penularan Rabies
- Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- Yani Panigoro Peringatkan Bahaya TBC di Daerah Padat
- 263 Kasus Campak di Aceh, Imunisasi Rendah Disorot