Lokasi: Berita >>
Jalur Mandiri UIN Bandung 2026 Dibuka, Ini Syaratnya
Berita1 Dilihat
RingkasanUIN Sunan Kalijaga Yogyakarta membuka 10 jalur penerimaan mahasiswa baru untuk menjaring calon mahasiswa dari berbagai latar belakang prestasi, kemampuan akademik, hingga kebutuhan khusus. Jalur-jalur tersebut meliputi Tahfidz/Qiro'atul Kutub, Prestasi, Khusus Disabilitas, Khusus Moderasi Beragama, Lulusan MAN Terbaik, Portofolio SPAN-PTKIN, SNBP, SNBT, UM-PTKIN, dan Computer Based Test (CBT)....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kampus-uin-sunan-gunung-djati-bandung-2024-dfgferh.jpg)
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta membuka 10 jalur penerimaan mahasiswa baru untuk menjaring calon mahasiswa dari berbagai latar belakang prestasi, kemampuan akademik, hingga kebutuhan khusus. Jalur-jalur tersebut meliputi Tahfidz/Qiro'atul Kutub, Prestasi, Khusus Disabilitas, Khusus Moderasi Beragama, Lulusan MAN Terbaik, Portofolio SPAN-PTKIN, SNBP, SNBT, UM-PTKIN, dan Computer Based Test (CBT).
Jalur Tahfidz/Qiro'atul Kutub diperuntukkan bagi calon mahasiswa dengan hafalan Al-Qur'an minimal 10 juz atau kemampuan Qiro'atul Kutub. Sementara itu, Jalur Prestasi menyasar calon mahasiswa berprestasi di bidang Seni dan Olahraga, Pramuka, PMR, Paskibra, atau Ketua OSIS minimal tingkat regional (Kota/Kabupaten). Jalur Disabilitas dirancang khusus bagi penyandang disabilitas dengan potensi akademik dan motivasi belajar tinggi, mengedepankan prinsip inklusivitas, kesetaraan, dan keadilan dengan memperhatikan aksesibilitas selama seleksi.
Jalur Khusus Moderasi Beragama menargetkan calon mahasiswa berkomitmen pada nilai-nilai toleransi, keadilan, keseimbangan, dan penghargaan terhadap keberagaman. Jalur ini bertujuan menjaring individu yang mampu berkontribusi memperkuat kehidupan beragama inklusif, harmonis, dan berlandaskan nilai keislaman rahmatan lil 'alamin di lingkungan akademik. Setiap jalur dirancang untuk mengakomodasi potensi calon mahasiswa, baik dari sisi akademik, keagamaan, maupun kemampuan khusus lainnya.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/dys382b1b.html
Artikel Terkait
16 Maskot Piala Dunia: Willie hingga Maple, Zayu, Clutch
BeritaPiala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada 11 Juni hingga 19 Juli mendatang menjadi edisi ke-16 secara berturut-turut yang menghadirkan maskot resmi. Maskot pertama dalam sejarah Piala Dunia adalah Willie, seekor singa yang menjadi simbol nasional Inggris....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPolisi Tetapkan Istri Tersangka Lukai Suami di Bantul
BeritaPasangan suami istri asal Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah terlibat dalam peristiwa kekerasan di Pantai Parangtritis. Korban berinisial S (35) diduga dilukai oleh istrinya sendiri, AF (25), menggunakan pisau....
【Berita】
Baca SelengkapnyaYohanes 3 Kali Peralat Anggota Ambil Paket Narkoba
BeritaSeorang Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasat Narkoba) berinisial AKP Yohanes ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penyalahgunaan narkotika golongan II di Kalimantan Timur (Kaltim). Ia diduga mengedarkan barang haram tersebut dengan harga Rp4,5 juta hingga Rp5 juta per botol....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Pep Guardiola Realistis soal Gelar Liga Inggris
- ART Tersangka Kasus Kematian Bocah Akibat Pengobatan Mistik
- Mahasiswi Unpad Ditodong Dilindas, Korban Selamat Teriak
- Polisi Ungkap Cekcok di Kamar Sebelum Pembunuhan di Kebumen
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
- Prakiraan Cuaca Ternate 13 Mei 2026: Hujan Ringan
Artikel Terbaru
Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat AKP Deky Terancam TPPU
Prakiraan Cuaca Banyumas, 15 Mei 2026: Hujan Merata
Prakiraan Cuaca Banyumas: 5 Kecamatan Hujan Ringan
Prakiraan Cuaca Bali: Besakih Hujan Petir, 8 Wilayah Waspada
Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
Sosiolog Ungkap Motif Ekonomi Manusia Silver Todong Pisau
Tautan Sahabat
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
- Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
- Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah