Lokasi: Kesehatan >>
SPMB Jakarta 2026: Syarat Afirmasi, Domisili, Mutasi Orangtua
Kesehatan22 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-34543534.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta 2026 menyediakan beberapa jalur penerimaan, seperti afirmasi, domisili, dan mutasi, dengan kuota yang telah ditentukan.
Berdasarkan laman resmi SPMB Jakarta 2026, kuota Jalur Afirmasi sebanyak 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota Jalur Domisili mencapai 77 persen dari daya tampung, dengan prioritas ditentukan berdasarkan domisili Calon Murid Baru (CMB). Apabila jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah tertentu. Jika kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar persen dari daya tampung, yang meliputi beberapa kategori. Proses pendaftaran dan seleksi ini menjadi panduan bagi orang tua atau wali murid yang ingin mendaftarkan anaknya di jenjang SD melalui SPMB Jakarta 2026. Informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan tahapan dapat diakses melalui laman resmi SPMB Jakarta 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/dv9dtppf3.html
Sebelumnya: Veda Pratama Finis P4 di Moto3 Prancis 2026
Berikutnya: Google Bantah Latih Gemini Pakai Email Gmail
Artikel Terkait
Kunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
KesehatanLagu 8 Letters dari grup Why Don't We kembali viral di aplikasi TikTok dengan kutipan lirik 'when I close my eyes. It's you there in my mind'....
Baca SelengkapnyaWuling Eksion Mulai Diniagakan di India dengan Nama Starlight 560
KesehatanWuling Motors memulai penjualan SUV 7-penumpang di Indonesia setelah sukses membukukan total surat pemesanan kendaraan (SPK) sebanyak 1. 000 unit....
Baca SelengkapnyaWuling Eksion Mulai Diniagakan di India dengan Nama Starlight 560
KesehatanWuling Motors memulai penjualan SUV 7-penumpang di Indonesia setelah sukses membukukan total surat pemesanan kendaraan (SPK) sebanyak 1. 000 unit....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- LG Rilis Mesin Cuci AI 20 Kg, Tipe WashTower dan Top Loading
- Honda Patenkan Teknologi Motor Trail Listrik Baru
- BYD Luncurkan M6 DM, MPV PHEV Irit 65 Km per Liter
- DSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Mobil Bekas
- Ruang Perawatan Al Nassr Makin Sesak, Kondisi Memburuk
- Harga Solar Mahal, Pemilik Fortuner Beralih ke Zenix Hybrid
Artikel Terbaru
Spotify Sempat Error, Kini Kembali Normal
Toyota Agya Club Manado Tempuh 3.027 Km ke GR DAY 2026
Umar Abdullah Juara 2 Lamborghini Super Trofeo Eropa 2026
Toyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi
Kode Redeem FC Mobile 13 Mei 2026: 1.000 Gems & 5 Juta
DSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Bekas
Tautan Sahabat
- Ayu Ting Ting Kepergok Gandeng Pria, Kiky Saputri Doakan
- Eks ART di DPR Minta Anggota Dewan Tak Pilih Kasih
- Ayu Ting Ting Minta Doa untuk Pria di Bioskop
- Jennifer Coppen Umumkan Tanggal Nikah Sesuai Jadwal Justin Hubner
- Sembilan Tera Curhat Perasaan Lewat Mini Album Sementara Itu
- Ayu Aulia Tulis Kalimat Bijak Usai Dihujat Pengakuan Hubungan Pejabat R
- Review The Mandalorian and Grogu: Aksi Epik Ramah Pemula
- Bang Madit Islam KTP Target Haji Setelah Puluhan Kali Umrah
- Ahmad Dhani Bantah Klaim Lita, Singgung Jurnal Internasional
- Sarwendah Cuek Dituding Pesugihan di Gunung Kawi