Lokasi: Teknologi >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Teknologi12324 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ducvic9gn.html
Artikel Terkait
Persaingan Degradasi Liga Spanyol Makin Panas, Sevilla Terancam
TeknologiPersaingan papan atas musim ini kurang menarik karena Barcelona telah memastikan gelar juara jauh sebelum musim berakhir. Kepastian Barcelona didapat saat mengalahkan Real Madrid dalam laga El Clasico dengan skor 2-0....
Baca SelengkapnyaPrime Video Luncurkan Fitur Clips Saingi Netflix dan Disney+
TeknologiAmazon meluncurkan fitur Clips pada platform Prime Video untuk menonton potongan video pendek vertikal yang dapat digulir seperti TikTok dan Reels. Fitur baru ini memungkinkan pengguna menemukan film maupun serial melalui cuplikan singkat dalam format vertikal yang mirip dengan media sosial....
Baca SelengkapnyaEksperimen AI Kafe Swedia Berantakan, Salah Stok Rugi
TeknologiPerusahaan rintisan Andon Labs melakukan eksperimen unik dengan menamai tempat barunya Andon Café, di mana manusia tetap menjadi barista yang berdiri beberapa meter dari pelanggan, menerima pesanan, dan meracik kopi seperti biasa. Hanna Petersson dari Andon Labs menjelaskan eksperimen ini bertujuan mengkaji pertanyaan etis yang muncul saat AI diberi instruksi dasar: menjalankan bisnis secara menguntungkan, bersikap baik, dan mencari cara teknis operasional sambil meminta bantuan bila diperlukan....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Persis Solo di Ujung Tanduk: 2 Skenario Selamat dari Degradasi
- Kode Redeem Fish It Roblox 19 Mei 2026 Klaim Hadiah
- LG Rilis Mesin Cuci AI 20 Kg, Tipe WashTower dan Top Loading
- Instagram Rombak Tampilan Aplikasi iPad Mirip iPhone
- Polisi Tokyo Tangkap Eks Bos MTU Jepang Kasus Rp170 Miliar
- Apple Hadirkan Iklan di Apple Maps, Privasi Tetap Terjaga
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Breathless Krisdayanti: Cara Kau Membuatku Tak Bernapas
Jepang Sorot Manipulasi AI Global dengan Situs Berita Palsu
Instagram Rombak Tampilan Aplikasi iPad Mirip iPhone
iPhone 17 Pro Diklaim Punya Charging Tercepat Tahun Ini
Profil Nico Paz, Wonderkid Argentina Incaran Piala Dunia 2026
OpenAI Hadirkan Fitur Keuangan Pribadi di ChatGPT
Tautan Sahabat
- Trump Spam 20 Konten AI Serang Musuh Termasuk Iran
- Menlu RI Serukan Reformasi Sistem Global di Forum BRICS
- WHO Nyatakan Wabah Ebola Darurat Kesehatan Global
- Trump Murka Iran Ancam Tutup Selat Hormuz, Peringatkan Konsekuensi
- Trump Minta Bantuan Xi Jinping Tekan Iran.
- Hantavirus Dilaporkan di ASEAN, Indonesia Termasuk Daftar
- 104 Orang Ditangkap, Jejak Bisnis Dalang Scam Chen Zhi Terkuak
- Visa Tokutei Ginou Jepang Diprediksi Penuh 2027
- 41 Jenis Hantavirus, Virus Andes di Kapal Pesiar dan Indonesia
- Kursi Trump Lebih Pendek dari Xi Jinping, Sengaja?