Lokasi: Berita >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Berita5632 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/dtna60f0d.html
Artikel Terkait
Kunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
BeritaLagu 8 Letters dari grup Why Don't We kembali viral di aplikasi TikTok dengan kutipan lirik 'when I close my eyes. It's you there in my mind'....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPemerintah dan Muhammadiyah Potensi Rayakan Idul Adha Bersamaan
BeritaIdul Adha 2026 diperkirakan jatuh pada 10 Dzulhijjah 1447 H atau bertepatan dengan Selasa, 26 Mei 2026, sementara Pemerintah Indonesia akan mengumumkan hasil resmi melalui sidang isbat. Penetapan ini merujuk pada perhitungan hisab astronomi global menggunakan Parameter Kalender Global (PKG), sebuah sistem yang dikembangkan untuk menyatukan penentuan awal bulan Hijriah bagi umat Islam di berbagai negara tanpa bergantung pada batas geografis, melainkan berdasarkan prinsip visibilitas hilal secara global....
【Berita】
Baca SelengkapnyaKekerasan Pesantren Berulang, Pemerintah Didorong Perketat Pengawasan
BeritaIndonesia Youth Awakening Center (IYAC) menyoroti pola berulang dalam kasus kekerasan seksual di pesantren yang mencerminkan kegagalan pengawasan dan perlindungan. Priyo, perwakilan IYAC, menegaskan bahwa pesantren sejatinya adalah tempat pembentukan akhlak dan karakter bangsa, namun kekerasan seksual yang terus berulang tanpa pengawasan dan sistem perlindungan kuat mempertaruhkan masa depan korban dan marwah lembaga pendidikan....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Raim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
- PDIP Sebut Jokowi Berkeliling Indonesia Ancam Prabowo
- Kualitas Pemimpin Faktor Penting Kemajuan Negara
- Jurnalis dan Aktivis Indonesia Difoto Sebelum Ditangkap Israel
- Vinicius Selamatkan Real Madrid saat Mbappe Gagal Total
- 7 Teks Amanat Harkitnas 2026 Inspiratif Penuh Makna
Artikel Terbaru
Menkomdigi Wajibkan Nomor Telepon untuk Registrasi Medsos
Kemenkeu Bantah Video Viral Menkeu Tawarkan Bantuan Modal
Menhan Sjafrie: Israel Lanjutkan Operasi Militer ke Lebanon
AHY Ajak Perkuat Fondasi Persahabatan Indonesia-Singapura
WhatsApp iOS Rilis Tampilan Liquid Glass Baru
Profil Marsekal Budhi Achmadi, Pesan untuk Keluarga di Pernikahan Perak
Tautan Sahabat
- Pertemuan Dua Raja di 32 Besar Thailand Open 2026
- Hyundai Hillstate, Tim Baru Megawati dengan Prestasi Mentereng
- Thalita Petik Pelajaran Usai Kalah Rubber dari Ratchanok
- JBP Lolos ke Semifinal AVC Champions 2026
- Macau Open 2026: Ginting dan Leo/Daniel Tampil, Tanpa Ganda Campuran
- Ganda Malaysia Goh/Nur Dijagokan Juara Thailand Open 2026
- Megawati Butuh Poin, Jordan Wilson Cemerlang di Luar Negeri
- Ubed Tersingkir di Thailand Open 2026 karena Ragu di Awal Laga
- Bardia Saadat Cedera, Bela Jakarta Bhayangkara Batal
- Megawati Hangestri Samar di Deretan Pemain Asing Liga Voli Korea