Lokasi: Bisnis >>
SPMB Jateng SMA 2026: Jadwal, Syarat, dan Urutan Seleksi
Bisnis38 Dilihat
RingkasanPemerintah Kota Surabaya membuka empat jalur masuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2024, yaitu jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi orang tua/wali. Selain memahami jadwal pendaftaran, calon peserta juga perlu mengetahui aturan kuota, sistem seleksi, serta dokumen yang wajib disiapkan agar tidak mengalami kendala saat proses pendaftaran berlangsung....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JATENG-2026-53453454.jpg)
Pemerintah Kota Surabaya membuka empat jalur masuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2024, yaitu jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi orang tua/wali. Selain memahami jadwal pendaftaran, calon peserta juga perlu mengetahui aturan kuota, sistem seleksi, serta dokumen yang wajib disiapkan agar tidak mengalami kendala saat proses pendaftaran berlangsung. Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya mengingatkan orang tua untuk memeriksa persyaratan secara cermat sebelum mendaftar di setiap jalur.
Setiap jalur memiliki kuota dan mekanisme seleksi berbeda. Jalur domisili menggunakan sistem zonasi berdasarkan jarak tempat tinggal ke sekolah, sementara jalur afirmasi diperuntukkan bagi peserta dari keluarga tidak mampu dengan bukti surat keterangan. Jalur prestasi menyeleksi berdasarkan capaian akademik dan non-akademik, sedangkan jalur mutasi orang tua/wali dikhususkan bagi anak yang orang tuanya pindah tugas ke Surabaya.
Calon peserta wajib menyiapkan dokumen seperti Kartu Keluarga (KK), akte kelahiran, rapor, dan sertifikat prestasi jika mendaftar jalur prestasi. Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal resmi ppdb.surabaya.go.id. Kepala Dispendik Surabaya menegaskan bahwa verifikasi dokumen akan dilakukan secara ketat untuk mencegah kecurangan, dan pelanggaran dapat berakibat diskualifikasi peserta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/dthhdpny9.html
Artikel Terkait
Niat Puasa 10 Hari Sebelum Idul Adha Lengkap
BisnisRasulullah SAW tidak pernah meninggalkan empat amalan utama selama hidupnya, sebagaimana diriwayatkan oleh Hafshah RA. Keempat amalan tersebut menjadi teladan penting bagi umat Muslim, terutama dalam menyambut bulan Dzulhijjah....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaKunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
BisnisLagu Aku Cinta Kau dan Dia masuk dalam album Ideologi, Sikap, Otak yang dirilis pada tahun 1998. Lirik lagu ini menceritakan tentang seseorang yang terjebak dalam perasaan cinta kepada dua orang sekaligus....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaKunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
BisnisLagu 8 Letters dari grup Why Don't We kembali viral di aplikasi TikTok dengan kutipan lirik 'when I close my eyes. It's you there in my mind'....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- 9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
- Kunci Gitar Laut Kidul Viral TikTok Mudun Srengenge
- Kunci Gitar Say No Tasya Viral TikTok Besar Kepala
- Terjemahan Lirik Woman John Lennon: Ungkapan Emosi Campur Aduk
- John Herdman Bidik 5 Pemain Naturalisasi untuk Piala Asia 2027
- Raim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
Artikel Terbaru
6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
Chord Laut Kidul Denny Caknan Viral TikTok Mudun Srengenge
Chord Laut Kidul Denny Caknan Viral TikTok Mudun Srengenge
Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
Mendag: Mayoritas UMKM Tak Tahu Cari Pembeli Luar Negeri
Kunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
Tautan Sahabat
- Penjualan Rumah Second Meningkat, Prospek Pasar Properti Cerah
- Nasrafa Kain Lukis Tembus Pasar Dunia dari Brosur
- IHSG Tertekan MSCI, Investor Waspadai Arus Dana Asing
- Petrokimia Gresik Siapkan 219 Ribu Ton Pupuk Subsidi
- Pedagang Tahu Kupat Manahan Bertahan di Tengah Sulitnya Ekonomi
- Rupiah Anjlok ke Rp 17.735, Tertekan FOMO Valas
- Libur Panjang, Arus Ferry Merak-Bakauheni Padat
- Menteri Amran Minta Pelaku Beras Oplosan Dihukum Berat
- Tenant Baru Padati Mal Jakarta, Pasar Kondominium Lesu
- Kenaikan Komisi Marketplace Disorot DPR Bebani UMKM