Lokasi: Kesehatan >>
SPMB Maung Jabar 2026: Syarat Umum dan Khusus Pendaftaran
Kesehatan975 Dilihat
RingkasanProgram inovasi pendidikan daerah menilai calon siswa bukan hanya dari nilai akademik, tetapi juga potensi diri, prestasi, karakter, dan rekam jejak kompetensi sejak SMP/MTs. Sistem seleksi berlangsung daring melalui laman resmi dengan jadwal: penerimaan akun pendaftaran pada 18–22 Mei 2026, dilanjutkan pendaftaran utama pada 25, 26, 28, dan 29 Mei 2026....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Persyaratan-SPMB-Sekolah-Maung-Jabar-2026.jpg)
Program inovasi pendidikan daerah menilai calon siswa bukan hanya dari nilai akademik, tetapi juga potensi diri, prestasi, karakter, dan rekam jejak kompetensi sejak SMP/MTs. Sistem seleksi berlangsung daring melalui laman resmi dengan jadwal: penerimaan akun pendaftaran pada 18–22 Mei 2026, dilanjutkan pendaftaran utama pada 25, 26, 28, dan 29 Mei 2026. Total daya tampung mencapai 21.000 kursi di berbagai SMA dan SMK negeri.
Setiap jalur memiliki syarat berbeda yang mengakomodasi beragam kemampuan siswa, mulai dari kecerdasan intelektual, prestasi belajar, hingga bakat dan kepemimpinan. Memahami syarat umum dan khusus setiap jalur menjadi langkah krusial sebelum mendaftar agar calon peserta didik dapat memilih jalur paling sesuai dengan kemampuan dan peluang terbaik dalam seleksi Sekolah Maung 2026. Jalur pertama diperuntukkan bagi siswa dengan kemampuan kognitif dan potensi intelektual tinggi yang dibuktikan melalui asesmen psikolog.
Jalur terbesar dalam seleksi ini menilai siswa berdasarkan nilai rapor, prestasi akademik, serta hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SMA. Sementara itu, jalur khusus ditujukan bagi siswa yang memiliki bakat di luar akademik seperti seni, olahraga, kepemimpinan, dan bidang kreatif lainnya. Dengan memahami perbedaan setiap jalur, calon peserta dapat memaksimalkan peluang lolos seleksi sesuai kompetensi masing-masing.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/dpnoofdyr.html
Artikel Terkait
Viktor Gyokeres Garda Terdepan Mimpi Swedia Piala Dunia 2026
KesehatanSwedia nyaris gagal lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 setelah tampil di bawah ekspektasi selama babak kualifikasi. Beruntung, Swedia masih memiliki kesempatan tampil di Piala Dunia 2026 melalui jalur play-off setelah meraih kemenangan 3-1 atas Ukraina di semifinal dan melanjutkannya dengan kemenangan 3-2 melawan Polandia di final play-off....
Baca SelengkapnyaKabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
KesehatanDante menggambarkan polusi udara melalui fenomena yang akrab dirasakan masyarakat Jabodetabek sehari-hari. "Pernah tidak, ketika malam hujan deras lalu keesokan paginya cerah dan tidak ada awan, kita bisa melihat Gunung Salak dan Gunung Gede dengan jelas? Tapi di hari-hari biasa gunung itu tidak terlihat karena tertutup kabut abu-abu," ujarnya....
Baca SelengkapnyaFood Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
KesehatanOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan berbagai asosiasi kesehatan global telah menyatakan obesitas sebagai penyakit kronis. Dokter Iflan mendefinisikan food noise sebagai pikiran obsesif tentang makanan yang mendorong seseorang ingin terus makan, bahkan saat tubuh tidak membutuhkan asupan....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Chord Laut Kidul Denny Caknan Viral TikTok Mudun Srengenge
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
- Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
- Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
- Inara Rusli Ungkap Alasan Belum Cabut Laporan Ilegal Akses
- Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
Artikel Terbaru
Ranty Maria dan Rayn Wijaya Akui Tak Tunda Momongan
Pemanfaatan AI pada MRI Bantu Dokter Petakan Penyakit Kompleks
Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
IDAI Tegaskan ASI Standar Emas, Bukan Susu Formula
Chord Lagu Senyumlah Andmesh dari C untuk Masalah Hidup
Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
Tautan Sahabat
- Atur Ulang Jadwal BAB Agar Lebih Teratur
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
- Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
- Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
- 263 Kasus Campak di Aceh, Imunisasi Rendah Disorot
- Yani Panigoro Peringatkan Bahaya TBC di Daerah Padat
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
- Indonesia Masuk Enam Besar Dunia Kasus Zero Dose Imunisasi
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
- Wamenkes Bantah Hoaks, Tegaskan Imunisasi Tidak Haram