Lokasi: Gaya Hidup >>
Unesa Buka Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka 2026
Gaya Hidup364 Dilihat
RingkasanPendaftaran Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Universitas Negeri Surabaya (Unesa) tahun 2026 resmi dibuka untuk siswa yang pernah menjadi pengurus dan/atau dewan ambalan semasa duduk di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi Unesa dengan biaya pendaftaran sebesar Rp300 ribu untuk pilihan satu program studi dan Rp400 ribu untuk pilihan dua program studi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-surabaya-unesa-x.jpg)
Pendaftaran Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Universitas Negeri Surabaya (Unesa) tahun 2026 resmi dibuka untuk siswa yang pernah menjadi pengurus dan/atau dewan ambalan semasa duduk di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi Unesa dengan biaya pendaftaran sebesar Rp300 ribu untuk pilihan satu program studi dan Rp400 ribu untuk pilihan dua program studi. Khusus program studi S1 Kedokteran, biaya pendaftarannya sebesar Rp750 ribu.
Jalur seleksi ini memberikan kesempatan khusus bagi siswa berprestasi di bidang organisasi, terutama yang aktif dalam kegiatan OSIS dan Pramuka selama masa sekolah. Calon pendaftar harus memenuhi persyaratan administratif yang telah ditetapkan oleh panitia penerimaan mahasiswa baru Unesa. Tata cara pendaftaran, jadwal seleksi, serta dokumen yang diperlukan dapat diakses secara lengkap melalui portal resmi universitas.
Informasi lebih lanjut mengenai syarat, tata cara pendaftaran, dan jadwal seleksi Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Unesa 2026 dapat diperoleh melalui laman resmi penerimaan mahasiswa baru. Calon mahasiswa diimbau untuk mempersiapkan seluruh dokumen dan mematuhi batas waktu pendaftaran yang telah ditentukan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/dkc14595y.html
Artikel Terkait
Eksekusi Mati Global Cetak Rekor Tertinggi dalam 40 Tahun
Gaya HidupJumlah eksekusi mati di dunia pada 2025 mencapai titik tertinggi dalam lebih dari 40 tahun, terutama dipicu oleh peningkatan tajam di Iran, menurut Amnesty International. Setidaknya 2....
Baca SelengkapnyaPrabowo Tegas Berantas Korupsi Sejalan Supremasi Hukum
Gaya HidupDekan Fakultas Hukum Institut Teknologi Bisnis Amanat Akademisi Surakarta (ITB AAS) Indonesia, Muh. Isra Bil Ali, menilai langkah Presiden Prabowo Subianto sebagai wujud nyata implementasi prinsip supremasi hukum di Indonesia....
Baca SelengkapnyaDirut Terra Drone Minta Hukuman Ringan, Klaim Damai dengan Korban
Gaya HidupWisnu Wardana memohon maaf kepada Majelis Hakim dalam sidang pledoi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (19/5/2026). "Saya memohon kepada Yang Mulia Majelis Hakim untuk memberikan maaf," ujar Direktur Utama PT Terra Drone Indonesia tersebut....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Jepang Sorot Manipulasi AI Global dengan Situs Berita Palsu
- 50 Ucapan Idul Adha 2026 Penuh Doa untuk Medsos
- Menkeu Purbaya Minta Rakyat Tenang Hadapi Rupiah Melemah
- Pelatihan Vokasi Batch 2 Gratis Dibuka 19 Mei 2026
- Kunci Gitar Hatchu Salma Salsabil: Terbangun Siapkan Kopi
- 3 Juri Lomba 4 Pilar MPR Dinonaktifkan, Ini Profilnya
Artikel Terbaru
Fabio Quartararo Utang Maaf ke Yamaha, MotoGP 2026
TNI AL Temukan 16 Ton Timah Ilegal di Gudang PIK
Peringatan Hari Buku Nasional: Sejarah dan Ucapan Singkat
Jokowi Ikut Yoga 5 Menit di Depan Rumah Heboh
Terjemahan Lirik All Too Well Taylor Swift: Lost in Translation
Profil Sigit, Dirut PT Pindad Diminta Prabowo Bikin Mobil Presiden
Tautan Sahabat
- Bahlil: Aturan Ekspor Satu Pintu Tak untuk Hulu Migas
- Sengketa Hotel Sultan: Ada Kepentingan Ambil Alih Bisnis
- IHSG Ambruk 3,08 Persen ke 6.396, Ini Pemicunya
- Mentan Amran Titip Harga Minyak Goreng Stabil Jelang Iduladha
- APBI Beberkan 'Trilema' Berat Hantui Batu Bara Nasional
- Sampoerna Pimpin Pasar Tembakau di Tengah Tantangan 2025
- Kenaikan Komisi Marketplace Disorot DPR Bebani UMKM
- Bekatul Tak Lagi Sebelah Mata di Tangan Yulia
- Dolar AS Hari Ini Rp17.502,08 di Kurs Jual BI
- Koperasi Diajak Bangun Jejaring Bisnis Internasional