Lokasi: Gaya Hidup >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Gaya Hidup63198 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/dfam4689e.html
Artikel Terkait
Jadwal AVC Champions 2026: JBP Berpotensi Jumpa Juara Bertahan
Gaya HidupJakarta Bhayangkara Presisi berada di Pool A bersama Zhaiyk (Kazakhstan), Al Rayyan (Qatar), dan Hyundai Capital Skywalkers (Korea Selatan) dalam turnamen voli bergengsi. Sementara itu, Pool B dihuni Jakarta Garuda, JTEKT Stings Aichi (Jepang), Nakhon Ratchasima (Thailand), dan Foolad Sirjan Iranian (Iran)....
Baca SelengkapnyaPelajar Jogja Tewas Ditusuk Klitih Usai Kejar-kejaran
Gaya HidupSeorang warga Kemantren Ngampilan, Kota Yogyakarta meninggal dunia setelah dianiaya oleh sekelompok orang tak dikenal di Jalan Magelang, Minggu (23/3/2025) dini hari. Kasatreskrim Polresta Yogyakarta Kompol Riski Adrian membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan korban telah dilarikan ke RS Panti Rapih namun dinyatakan meninggal dunia....
Baca SelengkapnyaPrakiraan Cuaca Bandung Raya Rabu: Sumedang Cerah, Bandung Hujan
Gaya HidupBandung Raya atau Kawasan Perkotaan Cekungan Bandung yang berstatus Kawasan Strategis Nasional (KSN) diprakirakan mengalami cuaca beragam pada Rabu (13/5/2026). Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat diprediksi berawan, sementara Kota Bandung dan Kota Cimahi berpotensi hujan dengan intensitas ringan....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Dokter Salah Diagnosis Hantavirus, Penumpang Kapal Kritis
- Kebakaran Mal Manado, Satu Korban Tewas Terjebak
- Prakiraan Cuaca Ternate 13 Mei 2026: Hujan Ringan
- Istri Sayat Leher Suami 17 Jahitan gegara Selingkuh Terbongkar
- Wamena Resmi Operasi, Kapasitas Internet Tembus 40 Gbps
- Sertu MB Pelaku Pencabulan Bocah SD Akhirnya Tertangkap
Artikel Terbaru
Inggris Pasang Sistem Anti-Drone Baru di Jet Tempur Typhoon
Tejo Akui Dibohongi Kiai Cabul Ashari, Sesali Pertolongannya
Kronologi Pelajar Jogja Tewas Ditusuk Klitih Dini Hari
Prakiraan Cuaca Cirebon 18 Mei: Siang Cerah, Malam Hujan
Kunci Gitar Seketika Rizwan Fadilah RnBoyz Mahalini
Polisi Tetapkan Istri Tersangka Lukai Suami di Bantul
Tautan Sahabat
- Klaim Kode Redeem FC Mobile 14 Mei 2026, Dapat Gems
- Sony Resmi Rilis Jadwal Peluncuran Xperia 1 VIII
- Google Bantah Latih Gemini Pakai Email Gmail
- Kode Redeem Mobile Legends 12 Mei 2026 Gratis
- Jepang Sorot Manipulasi AI Global dengan Situs Berita Palsu
- Eksperimen AI Kafe Swedia Berantakan, Salah Stok Rugi
- Spotify Kembalikan Logo Lama Setelah Banjir Kritik
- Transformasi Digital Tingkatkan Kebutuhan Backup Data Aman
- Google Hapus Fitur Fitbit di Aplikasi Kesehatan
- DM Instagram Tak Terenkripsi, Privasi Pengguna Dipertanyakan