Lokasi: Properti >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi S2-S3 di BIB 2026
Properti8353 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag,Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ia menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/deum38aj2.html
Sebelumnya: BYD Tanggapi Insentif EV Berbasis Nikel 2026
Berikutnya: Kunci Gitar Dere: Aku Ingin Kau Bahagia di Hatimu
Artikel Terkait
Kecelakaan SUV Mengintai, Pilih Ban yang Tepat Demi Keselamatan
PropertiKesalahan memilih ban bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga taruhan nyawa. Data mencatat sekitar 10,7 persen kecelakaan lalu lintas disebabkan oleh faktor kendaraan, termasuk insiden pecah ban....
【Properti】
Baca SelengkapnyaRosan Beber Alasan WNA Australia Pimpin BUMN Ekspor
PropertiPemerintah Indonesia resmi menunjuk warga negara Australia bernama Luke sebagai direktur di sebuah perusahaan strategis berdasarkan pengalamannya di perdagangan komoditas global, terutama sektor mineral dan ekspor. Menteri Investasi Rosan Roeslani menyatakan pengalaman Luke di bidang trading dan industri mineral menjadi faktor utama yang dibutuhkan untuk memperkuat kinerja ekspor nasional di pasar internasional....
【Properti】
Baca SelengkapnyaAPBI Beberkan 'Trilema' Berat Hantui Batu Bara Nasional
PropertiIndustri pertambangan batu bara Indonesia menghadapi "trilema" dalam penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), berbeda dengan sektor lain yang hanya menghadapi dilema. Wakil Ketua Umum Asosiasi Pertambangan Batu Bara Indonesia (APBI) Bidang ESG & Good Mining Practice, Ignatius Wurwanto, menyatakan tiga sudut trilema yang menghimpit industri ini berasal dari kompleksitas regulasi dan teknis yang besar, mulai dari aturan keselamatan kerja hingga kewajiban pascatambang....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- DSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Bekas
- Kota Baru Parahyangan Raih GREENSHIP Homes Platinum
- RI-Singapura-Malaysia Hidupkan Lagi Kerja Sama SIJORI
- Hilirisasi Tebu Targetkan Indonesia Mandiri Gula
- Prakiraan Cuaca Sorong 17 Mei 2026: Hujan Ringan
- Mendag: Mayoritas UMKM Tak Tahu Cari Pembeli Luar Negeri
Artikel Terbaru
Toyota GR Car Meet 2026 Pamerkan 400 Mobil Modifikasi di GBK
Ketua Komisi XI DPR Desak BI Stabilkan Rupiah Segera
Kementerian ESDM Tanggapi WN Tiongkok di Tambang Emas Ilegal Sangihe
Menperin: Kawasan Industri Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Dede Sunandar Talak Istri Lewat Telepon, Karen Hertatum Syok
IHSG Anjlok 2 Persen ke Level 5.969
Tautan Sahabat
- Bocah 9 Tahun Digigit Monyet Liar, Darah Berceceran
- Pengunjung Ancol Sepi Saat Libur Kenaikan Yesus Kristus
- WhatsApp Diretas, Putri Ahmad Bahar Temui Hercules
- Keringanan PBB-P2 DKI 2026 Berlaku Bertahap, Cek Jadwalnya
- Cekcok di Cibubur Berujung Penganiayaan dan Mobil Dirusak
- Ibadah Kenaikan Yesus di GPIB Immanuel, Jemaat Kagumi Cagar Budaya
- Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pengeroyokan Maut Pasar Grogol
- Sapi Kurban Prabowo di Tangsel Bobot 1 Ton Rp120 Juta
- Dua Pegawai Katering Cikarang Cabuli dan Aniaya Bocah 13 Tahun
- Kebakaran Tewaskan 22 Orang, Bos Terra Drone Bantah Lalai