Lokasi: Gaya Hidup >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Gaya Hidup8575 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/d73wreeeu.html
Artikel Terkait
Harry Kane Targetkan Juara Piala Dunia 2026
Gaya HidupHarry Kane resmi masuk dalam daftar 26 pemain pilihan pelatih Thomas Tuchel untuk Timnas Inggris. Striker berusia 32 tahun kelahiran London dengan nama lengkap Harry Edward Kane ini dikenal sebagai salah satu penyerang terbaik dunia berkat ketajamannya di depan gawang serta kemampuannya membangun serangan....
Baca SelengkapnyaWabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
Gaya HidupWHO baru saja menetapkan status darurat kesehatan masyarakat global akibat merebaknya wabah Ebola di Kongo dan Uganda. Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengungkapkan lebih dari 300 kasus suspek bergejala berat telah terdeteksi dengan angka kematian mencapai 88 korban jiwa....
Baca SelengkapnyaVirus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
Gaya HidupHantavirus menjadi perhatian karena sumber penularannya sangat dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari, seperti rumah yang banyak tikus, gudang tertutup, hingga area bekas banjir. Plt Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- DSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Mobil Bekas
- Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
- Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- Atap Sekolah Ambruk di Sragen, Siswa Luka-luka
- Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
Artikel Terbaru
Prakiraan Cuaca Sulbar 21 Mei: Mamuju Berawan, Mamasa Hujan
Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
Gempa 4,6 Guncang Sukabumi, Terasa Hingga Bandung Bogor
El Nino Godzilla Tingkatkan Risiko Gizi Buruk dan Stunting Anak
Tautan Sahabat
- Persija Pecahkan Rekor Poin, Pelatih Beri Komentar
- De Zerbi Targetkan Kemenangan Spurs di Stamford Bridge
- Piala Dunia 2026 Bisa Ditonton di Semua Perangkat
- 3 Bintang Piala Dunia Pernah Bermain di Liga Indonesia
- Claudio Ranieri Buka Peluang Latih Timnas Italia
- Persija Siap Datangkan Pemain Piala Dunia 2026
- Al Ahli Kunci 3 Besar, Toney Buru Sepatu Emas Liga Arab
- Program Goes to Campus I.League Bekali Peserta Peluang Karier Sepakbola
- Miroslav Koubek Janjikan Lebih dari Sekadar Menang di Piala Dunia
- Karim Benzema Diejek Bos Al Ittihad Usai Al Nassr Juara