Lokasi: Gaya Hidup >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Gaya Hidup796 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/cw76st031.html
Artikel Terkait
Kunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
Gaya HidupLagu 8 Letters dari grup Why Don't We kembali viral di aplikasi TikTok dengan kutipan lirik 'when I close my eyes. It's you there in my mind'....
Baca SelengkapnyaSultanah Hadie, Wakil Ketua DPRD Morowali Pendobrak Stigma
Gaya HidupSultanah Hadie, legislator Partai Demokrat asal Morowali, aktif menangani masalah sampah, pengawasan tambang, dan pelestarian budaya lokal. Dengan latar belakang pengusaha dan aktivis dewan adat, Sultanah menyadari Morowali kaya dan berkembang namun menghadapi risiko kriminalitas hingga kerusakan lingkungan....
Baca SelengkapnyaWarga Bongkar Kiai Ashari Punya Bekingan, Diusir Tapi Balik
Gaya HidupSeorang pria berusia 52 tahun, pengasuh Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, berhasil ditangkap polisi pada Kamis dini hari, 7 Mei 2026 lalu. Ahmad Nawawi, inisiator aksi demo kasus tersebut, mengaku sudah mendengar dugaan penyimpangan di pesantren itu sejak dirinya masih kecil....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Stevan Pasaribu: Lama Tak Bermalam Minggu
- Pelajar Jogja Tewas Ditusuk Klitih Usai Kejar-kejaran
- Empat Orang Mengaku Penyidik dan Pengacara Datangi Rumah Korban
- Satpam Surabaya Tewas Dibunuh Rekan Kerja
- Penasihat Iran Kirim Peringatan ke Trump Sebelum Lawatan ke China
- Bocah Rohul Meninggal Diduga Dianiaya Saat Ritual Sembuh
Artikel Terbaru
Miroslav Koubek Janjikan Lebih dari Sekadar Menang di Piala Dunia
Plafon Gedung Rp15,3 Miliar di Tuban Roboh Dua Kali
Rekaman TNI Tembak TNI di Palembang Viral
Rumah Bersejarah dr Sardjito di Yogya Dilego ke Pengembang
Kode Redeem FF 19 Mei 2026: Dapat 20 Diamond Gratis
Kisah Arsitek Morowali Kini Jadi Wakil Ketua DPRD
Tautan Sahabat
- Borneo FC Tertahan 0-0, Gagalkan Hattrick Persib Meredup
- FIFA Bertemu Timnas Iran, Sambutan Cerah ke Piala Dunia 2026
- 50 Bakat Muda Digembleng Legenda Timnas di Jakarta
- Rashford Ambil Estafet Messi di Parade Barcelona
- Neymar Cedera, Misi Juara Brasil, Samai Jejak Pele
- Kroasia Umumkan 26 Pemain Piala Dunia 2026, Modric Kapten
- Como Siap Gebrak Eropa, Incar Kemenangan di Kandang
- PSSI Ungkap Target Realistis Garuda Muda di Piala AFF U-19
- Thom Haye Bawa Persib Ungguli PSM Makassar 0-1
- Boikot Suporter Inter Miami, La Familia Hentikan Dukungan Messi