Lokasi: Pendidikan >>
UPI Buka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026
Pendidikan4137 Dilihat
RingkasanUniversitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KAMPUS-UPI-Bandung.jpg)
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional. Program ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki karya monumental, prestasi kompetisi tingkat provinsi hingga internasional, maupun capaian khusus seperti hafidz Al-Qur’an minimal 15 juz atau prestasi lain yang setara.
Peserta yang dapat mengikuti jalur ini merupakan lulusan SMA/MA/SMK/Paket C tahun 2023, 2024, 2025, dan 2026. Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu UPI, Vanessa Gaffar, menjelaskan bahwa jalur prestasi istimewa merupakan bagian dari strategi universitas dalam menjaring talenta unggul dari berbagai bidang. "Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa bertujuan memberikan penghargaan kepada siswa yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik dan diharapkan dapat meningkatkan keunggulan mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional," ujar Prof. Vanessa Gaffar.
UPI menyediakan berbagai program studi di Kampus Bandung maupun kampus daerah untuk peserta jalur prestasi istimewa. Namun, peserta hanya diperbolehkan memilih satu program studi yang relevan dengan prestasi yang dimiliki. Dalam proses seleksi, penilaian dilakukan melalui Tes Kecerdasan dan Motivasi Berprestasi, evaluasi portofolio sertifikat, ujian keterampilan, dan wawancara. UPI menegaskan bahwa relevansi antara prestasi peserta dengan program studi pilihan menjadi indikator dengan bobot penilaian terbesar.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/cutlc2ody.html
Sebelumnya: Kunci Gitar Dere: Aku Ingin Kau Bahagia di Hatimu
Berikutnya: Kunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
Artikel Terkait
Trump Tunda Serang Iran Atas Permintaan Qatar, Saudi, UEA
PendidikanEmir Trump menunda operasi militer terhadap Iran setelah menerima permintaan langsung dari para pemimpin negara Teluk. Penundaan tersebut dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap keyakinan para pemimpin Teluk bahwa masih ada peluang untuk menyelesaikan ketegangan melalui jalur negosiasi....
Baca SelengkapnyaTelkom Catat TSR 35,7 Persen di 2025
PendidikanPT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mencatat pendapatan konsolidasi sebesar Rp146,7 triliun pada tahun 2025. Laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) konsolidasi perseroan mencapai Rp72,2 triliun dengan margin EBITDA sebesar 49,2 persen....
Baca SelengkapnyaDolar AS Hari Ini Rp17.502,08 di Kurs Jual BI
PendidikanNilai tukar rupiah terus melemah terhadap dolar AS dengan kurs jual di Bank Indonesia hari ini tembus Rp17. 502,08 per dolar AS dan kurs beli sebesar Rp17....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Spotify Kembalikan Logo Lama Setelah Banjir Kritik
- Koperasi Diajak Garap Pasar Luar Negeri Lewat Jejaring Global
- Minyak Iran Rp 900 Miliar Laku di BPA Fair
- Prabowo Soal Dollar Tak Dipakai Desa Dinilai Keliru oleh PDIP
- Kunci Gitar Say No Tasya Viral TikTok Besar Kepala
- Minyakita Lenyap dari Pasar Minggu, Pedagang Lebih Baik Tutup
Artikel Terbaru
Krisis Iran, Ancaman Invasi AS ke Kuba Meningkat
Promo Indomaret, Alfamart, Superindo 19 Mei: Popok Rp27.900
BRImo Dorong Ekonomi Solo hingga Lereng Merbabu
Anggota DPR Minta Harga Tiket Pesawat Seimbang dengan Daya Beli
Persik vs Persija 1-3, Macan Kemayoran Akhiri Liga 1 di Tiga Besar
Rupiah Anjlok ke Rp 17.735, Tertekan FOMO Valas
Tautan Sahabat
- Penembakan Islamic Center San Diego Tewaskan 5 Orang
- Pembekalan LPDP untuk TNI: Relevan bagi Akademik?
- Xi Jinping Buka Peluang Bisnis AS, Trump Janjikan Masa Depan Cerah
- Arsitek Bali Nyoman Popo Danes Bawa Filosofi ke Panggung Dunia
- Siklus 9 Tahun Hubungan Trump-Xi: Mesra KTT Lalu Perang Tarif
- Drone Hizbullah Hambat 70 Persen Serangan Israel di Lebanon
- CENTCOM Akui Blokade, Selat Hormuz Jadi Senjata Iran
- Intelijen AS: 90% Fasilitas Rudal Iran Masih Beroperasi
- Prabowo Wajibkan Ekspor Hanya Lewat BUMN
- Israel Sita 40 Kapal Global Sumud Flotilla, 300 Aktivis Ditahan