Lokasi: Properti >>
Cara Daftar Aplikasi SPMB Sumut Berkah 2026
Properti8555 Dilihat
RingkasanPendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA/SMK di Sumatera Utara melalui aplikasi SPMB Sumut Berkah Tahap I akan berlangsung pada 18-23 Mei 2026, sedangkan Tahap II dilaksanakan pada 10-16 Juni 2026. Orang tua atau wali dapat mendampingi calon siswa baru untuk melakukan registrasi melalui aplikasi tersebut....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-SUMUT-2026-45W4EREWRWE.jpg)
Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA/SMK di Sumatera Utara melalui aplikasi SPMB Sumut Berkah Tahap I akan berlangsung pada 18-23 Mei 2026, sedangkan Tahap II dilaksanakan pada 10-16 Juni 2026. Orang tua atau wali dapat mendampingi calon siswa baru untuk melakukan registrasi melalui aplikasi tersebut. Melalui aplikasi ini, pengguna bisa memilih berbagai jalur masuk sesuai jenjang SMA/SMK dan melihat persyaratan yang dibutuhkan.
Mengutip laman resmi Disdik Sumut, berikut tutorial melakukan pendaftaran melalui aplikasi SPMB Sumut Berkah. Pertama, unduh dan buka aplikasi SPMB Sumut Berkah di ponsel, lalu pilih menu "Daftar" untuk membuat akun dengan mengisi data diri seperti nomor induk kependudukan dan nomor kartu keluarga. Setelah akun terverifikasi, calon siswa dapat login dan memilih jalur pendaftaran yang tersedia, seperti jalur zonasi, afirmasi, perpindahan tugas orang tua, atau prestasi.
Selanjutnya, unggah dokumen persyaratan yang diminta, seperti scan Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, dan Ijazah atau Surat Keterangan Lulus. Pastikan semua data terisi lengkap dan benar, kemudian klik "Kirim" untuk menyelesaikan pendaftaran. Sistem akan memberikan nomor pendaftaran sebagai bukti registrasi, dan pengumuman hasil seleksi dapat dipantau melalui aplikasi yang sama sesuai jadwal yang ditetapkan Disdik Sumut.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/cprys9om4.html
Artikel Terkait
Iran Akui Ekonomi Lumpuh Akibat Perang, Infrastruktur Hancur
PropertiPresiden Iran Masoud Pezeshkian secara terbuka mengakui bahwa negaranya mengalami kerugian besar akibat perang yang sedang berlangsung sejak akhir Februari. Pernyataan tersebut disampaikan Pezeshkian dalam rapat Dewan Informasi Pemerintah pada Senin (18/5/2026)....
【Properti】
Baca SelengkapnyaPrimus Yustisio Minta Gubernur BI Mundur, Rupiah Melemah
PropertiAnggota Komisi XI DPR RI Primus Yustisio mendesak Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo untuk mengundurkan diri jika tidak mampu mengatasi pelemahan nilai tukar rupiah yang mencapai rekor terendah. Dalam rapat kerja bersama Bank Indonesia, Primus meminta pimpinan Bank Sentral itu mengambil sikap kesatria dengan mundur dari jabatannya....
【Properti】
Baca SelengkapnyaLinda Susanti Tempuh Gelar Perkara Khusus Laporan KPK
PropertiLinda selaku terlapor mengajukan gelar perkara untuk memperjelas pokok perkara, termasuk asal-usul surat yang menjadi objek laporan. Linda mengatakan forum tersebut penting karena mempertemukan dirinya dengan pihak pelapor guna membahas perkara secara terbuka....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kejatuhan Fatal Liverpool sebagai Juara Bertahan Liga Inggris
- Proses Pemilihan Ketua Umum PPP Diungkap Eks Pimpinan Sidang
- Ibrahim Arief Genggam Erat Tangan Istri Jelang Sidang Chromebook
- Linda Susanti Tempuh Gelar Perkara Khusus Laporan KPK
- AS Percepat Persiapan Jaringan 6G untuk Masa Depan
- Demokrat Terima Delegasi PAP, Bahas Peran Politik Wanita
Artikel Terbaru
Heru Tulus Relawan iNews TV Ditahan Tentara Israel
5 Alasan Memilih Bimbingan Konseling, Prospek Kerja Luas
6 Jet Tempur Rafale dan Radar Thales Perkuat TNI
DPR Panggil BI, Desak Stabilkan Rupiah Segera
PSSI Ungkap Target Realistis Garuda Muda di Piala AFF U-19
Noel Ebenezer Nilai Tuntutan 5 Tahun Penjara Dipaksakan
Tautan Sahabat
- Tenant Baru Padati Mal Jakarta, Pasar Kondominium Lesu
- Rupiah Anjlok ke Rp 17.529 per Dolar AS, Rekor Terburuk
- Pertamina Tambah 5,8 Juta Tabung LPG 3 Kg saat Libur Panjang
- Penjualan Rumah Second Meningkat, Prospek Pasar Properti Cerah
- Rupiah Terancam Rp17.600, BI Diminta Jaga Kepercayaan Investor
- Prabowo Tanya Rupiah ke Purbaya Saat Serah Terima Rafale
- Rupiah Sentuh Rp 17.532, Data Ekonomi Disebut Tak Realistis
- IBC Mulai Produksi BESS Juli 2026 Dukung Target 100 GW
- Kenaikan Komisi Marketplace Disorot DPR Bebani UMKM
- DPR Desak BI Optimalkan Devisa Ekspor Demi Rupiah