Lokasi: Berita >>
Unesa Buka Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka 2026
Berita339 Dilihat
RingkasanUniversitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-surabaya-unesa-x.jpg)
Universitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi. Khusus untuk program studi S1 Kedokteran, biaya pendaftaran sebesar Rp750 ribu.
Persyaratan utama mencakup keaktifan sebagai pengurus inti atau anggota dewan ambalan yang dibuktikan dengan surat keterangan dari sekolah. Tata cara pendaftaran dimulai dengan mengisi formulir daring, mengunggah dokumen pendukung, dan melakukan pembayaran sesuai program studi yang dipilih. Jadwal seleksi Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Unesa 2026 telah ditetapkan dengan tahapan verifikasi berkas dan pengumuman hasil.
Informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tata cara, dan persyaratan lengkap dapat diakses melalui portal resmi Unesa. Calon mahasiswa diimbau untuk mempersiapkan dokumen seperti rapor, sertifikat prestasi, dan surat rekomendasi sekolah sebelum mendaftar. Jalur ini menjadi alternatif bagi siswa berprestasi di bidang organisasi untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Unesa.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/cl1bf487g.html
Artikel Terkait
IBC Sebut Mobil Nasional Wujud Hilirisasi EV End to End
BeritaWacana pengembangan mobil nasional (mobnas) listrik kembali menguat seiring dorongan pemerintah membangun ekosistem kendaraan listrik terintegrasi dari hulu hingga hilir. Dalam skema tersebut, industri baterai menjadi salah satu fondasi utama, termasuk ekosistem yang tengah dikembangkan Indonesia Battery Corporation (IBC)....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPortugal Targetkan Dominasi Sektor Antariksa Global
BeritaPortugal berambisi menjadi kekuatan baru di bidang antariksa dengan memanfaatkan Kepulauan Azores sebagai pusat peluncuran dan pendaratan misi luar angkasa. Negara kecil di barat Eropa ini mengandalkan insinyur-insinyur terlatih, kerja sama Eropa, serta lokasi strategis Santa Maria di tengah Samudra Atlantik....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPakistan Jadi Payung Nuklir Saudi, Ribuan Pasukan Dikerahkan
BeritaPakistan mengerahkan pasukan dalam jumlah besar ke Arab Saudi sejak awal April, langkah yang memicu kekhawatiran internasional karena dapat memperluas konflik terbuka di Timur Tengah. Pengerahan tersebut dinilai menunjukkan skala ancaman yang dihadapi kerajaan, meskipun belum ada kepastian apakah kapal perang ikut dikerahkan....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Toyota Respons Positif Insentif EV, Minta Jangan Fokus Satu Teknologi
- Pasukan Zionis Israel Lelah Hadapi Operasi Hizbullah
- Arsitek Bali Nyoman Popo Danes Bawa Filosofi ke Panggung Dunia
- Pengadilan Houthi Yaman Hukum Mati 19 Terkait Koalisi Saudi
- BYD Luncurkan M6 DM, MPV PHEV Irit 65 Km per Liter
- Trump Ancam Serang Iran Jika Negosiasi Gagal
Artikel Terbaru
Kasus Daycare Little Aresha: Hakim dan Dosen Diperiksa
Penyiar Jepang Soroti Diplomasi Takaichi ke Indonesia
Kapal Selam Nuklir AS Tiba di Gibraltar Usai Trump Tolak Iran
Trump: AS Hentikan Perang Iran, Cegah Senjata Nuklir
BRN Bali Serukan Perlawanan terhadap Mafia Gadai Rental
Rusia Tuduh Ukraina Siapkan Serangan Drone dari Baltik
Tautan Sahabat
- Iran Akui Ekonomi Lumpuh Akibat Perang, Infrastruktur Hancur
- Pengadilan Houthi Yaman Hukum Mati 19 Terkait Koalisi Saudi
- 9 WNI Diculik Israel, Pengamat Sayangkan Peran Indonesia di BOP
- Persediaan Senjata AS Menipis, Pentagon Minta Rp24 Kuadriliun
- AS Kurangi Jumlah Pasukan di Eropa
- Pemerintah Minta Bantuan BoP Bebaskan 9 WNI Ditahan Israel
- Eks Jurnalis Indonesia Mengaku Dihajar Komandan Tentara Israel
- Global Sumud Nusantara dan Flotilla Ditangkap Israel
- Kebakaran Hutan Landa Afrika-Asia, El Nino Perparah Bencana
- Iran Tolak Tuntutan AS, Balas Tanggapan Washington Terbaru