Lokasi: Olahraga >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Olahraga97292 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ce11dbw01.html
Artikel Terkait
Haaland Bersandar Lesu di Tiang Gawang saat City Juara FA
OlahragaManchester City sukses menjuarai Piala FA 2025/2026 setelah meraih kemenangan tipis 0-1 atas lawannya. Gol tunggal kemenangan The Citizens akhirnya lahir pada menit ke-72 melalui aksi Antoine Semenyo....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaPsikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
OlahragaKorban kekerasan seksual berisiko mengalami gangguan mental hingga menjadi pelaku di masa depan jika luka psikologis tidak ditangani dengan baik, ujar dr Johan dalam podcast Momspiration yang tayang langsung di YouTube Tribunnews dan Tribun Health pada Senin (11/5/2026). Masyarakat sering kali hanya fokus pada proses hukum, padahal pemulihan psikologis korban sama pentingnya, jelas dr Johan....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaStudi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
OlahragaPenelitian pada Maret–Mei 2026 dengan metode mixed-method melibatkan 448 responden dari kota besar seperti Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, dan Yogyakarta. Ketua peneliti sekaligus Pendiri HCC, Dr....
【Olahraga】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- 5 Situasi Darurat yang Wajib Pakai Towing
- Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
- Puluhan Ibu Rumah Tangga di Yogya Ikuti Pelatihan Kuliner Digital
- Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
Artikel Terbaru
Satpam Surabaya Tewas Dibunuh Rekan Kerja
Pemanfaatan AI pada MRI Bantu Dokter Petakan Penyakit Kompleks
Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
Toyota Setop Produksi Veloz Bensin Sejak Februari 2026
Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
Tautan Sahabat
- Pengadilan Houthi Yaman Hukum Mati 19 Terkait Koalisi Saudi
- Tentara Israel Tangkap Dua WNI di Kapal Misi Kemanusiaan
- WHO Nyatakan Wabah Ebola Darurat Kesehatan Global
- Trump Pilih Mahmoud Ahmadinejad Pimpin Iran Pasca Perang
- Senator Filipina Kabur ke Senat Usai Surat Penangkapan ICC
- Polisi Jepang Tangkap Mahasiswi RI Buang Jenazah Bayi
- Pemalsuan Tes DNA Saga, Pengacara Desak Investigasi Independen
- Kapal Perang Termahal AS Tinggalkan Konflik Iran
- 5.000 WNI Bekerja di Perusahaan Konstruksi Chitose, Hokkaido
- Hizbullah Serang Israel 14 Kali, Korban Lebanon Tembus 3.020 Jiwa