Lokasi: Pendidikan >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi BIB 2026 S2-S3
Pendidikan86348 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag, Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ruchman menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/cdotkmayx.html
Sebelumnya: Calvin Dores Jual Mata Demi Masa Depan Anak
Berikutnya: Konten TikTok Hoho Alkaf Picu Pembakaran Mobil Kades
Artikel Terkait
Rashford Kerasan di Barcelona, Ogah Pulang ke MU
PendidikanMarcus Rashford hanya memiliki kontrak satu musim peminjaman dari Manchester United ke Barcelona. Barcelona harus menjalani negosiasi kembali dengan Manchester United untuk memperpanjang masa pinjaman atau melakukan pembelian permanen....
Baca SelengkapnyaPresiden Hadiri Paripurna DPR, PDIP Sebut Situasi Khusus
PendidikanPresiden dipastikan akan hadir langsung dalam rapat paripurna DPR RI untuk menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF). Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi PDIP, Andreas, mengaku terkejut dengan undangan yang diterimanya pada Rabu....
Baca SelengkapnyaKejagung Lelang Replika Kursi Firaun Jimmy Sutopo Rp43 Juta
PendidikanKejaksaan Agung melalui Badan Pelayanan dan Pengelolaan Aset (BPA) melelang replika kursi Firaun milik terpidana kasus korupsi Asabri, Jimmy Sutopo, dengan limit harga tertentu. Berdasarkan pantauan Tribunnews....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Eza Gionino Bingung Status Istri Sah Tapi Pisah Agama
- HNSI Harap Fasilitas Nelayan Tepat Sasaran
- Industri Animasi Indonesia Raup Rp798 Miliar dari Karya Orisinal
- Prakiraan Cuaca BMKG Papua Tengah 21 Mei 2026
- Cara Al Nassr Juara Liga Arab Saudi Versi Ronaldo
- Imigrasi Cetak 1.274 Golden Visa, Raup Investasi Rp 52,1 Triliun
Artikel Terbaru
Pesta Juara Al Nassr Tertunda, Ronaldo Hengkang
Marsekal Muda Budhi Achmadi Beri Pesan di Pernikahan Perak
Boni Hargens Usul Masa Jabatan Anggota DPR 2 Periode
PT DKI Jakarta Vonis Nurhadi 5 Tahun, KPK Harap Efek Jera
Kunci Gitar Gurun Hujan Juicy Luicy Viral TikTok
Sidang Tuntutan 4 TNI Terdakwa Air Keras Andrie Yunus Besok
Tautan Sahabat
- Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
- Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
- Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
- Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- BPJS Kesehatan Perluas Cathlab untuk Pasien Jantung
- IDAI Tegaskan ASI Standar Emas, Bukan Susu Formula
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
- Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung