Lokasi: Otomotif >>
SMA Al Hikmah IIBS Batu Resmi Adopsi Kurikulum IB
Otomotif9433 Dilihat
RingkasanSekolah berbasis pesantren secara resmi mengantongi status sebagai sekolah International Baccalaureate (IB). Pencapaian ini menjadi tonggak sejarah penting bagi sekolah dalam menghadirkan pendidikan berstandar dunia tanpa menanggalkan nilai-nilai keislaman dan pembentukan karakter kepemimpinan global....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SMA-Al-Hikmah-International-Islamic-Boarding-School-IIBS-3.jpg)
Sekolah berbasis pesantren secara resmi mengantongi status sebagai sekolah International Baccalaureate (IB). Pencapaian ini menjadi tonggak sejarah penting bagi sekolah dalam menghadirkan pendidikan berstandar dunia tanpa menanggalkan nilai-nilai keislaman dan pembentukan karakter kepemimpinan global. Jaringan IB dikenal luas memiliki standar akademik ketat, pendekatan belajar berbasis penyelidikan (inquiry-based learning), serta fokus pada kesiapan siswa menghadapi tantangan abad ke-21.
"Menjadi sekolah IB bukan sekadar mengejar pengakuan internasional. Ini adalah komitmen kami untuk menghadirkan pendidikan yang membentuk siswa menjadi pembelajar sepanjang hayat, berwawasan global, namun tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Islam," ujar Ahmad Fais dalam keterangannya. Ia menambahkan, langkah besar ini diharapkan membuka karpet merah bagi para siswa untuk mengakses perguruan tinggi top, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Lebih dari itu, kurikulum IB dipercaya bakal memperkuat ekosistem belajar yang memicu kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, hingga kepedulian sosial tinggi pada diri siswa. Status IB ini sekaligus menegaskan komitmen sekolah dalam mencetak generasi pemimpin global yang berakar pada nilai keislaman.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/cd86f4ppu.html
Artikel Terkait
China Ungguli AS dalam Jumlah Mitra Dagang Global
OtomotifDalam persaingan memperluas jaringan mitra dagang ke berbagai kawasan seperti Asia, Afrika, Eropa, hingga Amerika Latin, muncul pertanyaan besar mengenai negara mana yang lebih dominan menjalin hubungan perdagangan global di tengah ketegangan geopolitik dan perang tarif. Mengutip data Direction of Trade Statistics dari Dana Moneter Internasional (IMF), kebangkitan perdagangan global setelah berakhirnya Perang Dingin menunjukkan demokrasi liberal dan pasar terbuka berkembang di banyak bekas negara blok Soviet, sementara pusat perdagangan global masih bertumpu pada pasar konsumen AS....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaKasus Daycare Little Aresha: Hakim dan Dosen Diperiksa
OtomotifPolisi mengungkapkan kemungkinan penambahan tersangka dalam kasus kekerasan terhadap anak di Yayasan RIL. Kasatreskrim menyatakan bahwa ekspose kasus telah dipaparkan di hadapan anggota kejaksaan setempat untuk merumuskan pokok materi hukum....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaPrakiraan Cuaca Bangka Belitung: Belitung Timur Berawan
OtomotifBMKG merilis prakiraan cuaca untuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Sabtu (16/5/2026) sore pukul 15. 15 WIB....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- John Herdman Bidik 5 Pemain Naturalisasi untuk Piala Asia 2027
- Arjuna Sapi Kurban Prabowo Mandi Air Hangat Garam
- Prakiraan Cuaca Sorong 17 Mei 2026: Hujan Ringan
- Prakiraan Cuaca Sorong 17 Mei 2026: Hujan Ringan
- Wali Kota Arcadia Mengaku Bersalah sebagai Agen China
- Babinsa Cabuli Anak SD di Konawe Selatan Ditangkap
Artikel Terbaru
WhatsApp iOS Rilis Tampilan Liquid Glass Baru
Mantan Kasat Narkoba Kubar Jalani Sidang Etik Hari Ini
Siswi SMAN 1 Pontianak Protes Juri LCC MPR, Ini Sosoknya
Andi Gani Tinjau Museum Marsinah Jelang Peresmian Prabowo
Kunci Gitar Stevan Pasaribu: Lama Tak Bermalam Minggu
Penembak Anggota TNI di Palembang, Dua Tersangka Ditahan
Tautan Sahabat
- Pelemahan Rupiah Dorong Swasembada Pangan dan Energi
- Double Decker Hunian Baru Solusi Lahan Sempit Jakarta
- Emas Antam Stagnan di Rp2.839.000 per Gram Hari Ini
- Rupiah Tembus Rp17.508, Pasar Mulai Khawatir
- Rupiah Bisa Tembus Rp 18.000, Pengamat Usul Hentikan MBG
- Purbaya Siap ke DPR Bahas Rupiah Loyo
- Menkeu Purbaya Santai soal Rupiah dan IHSG Ambruk
- BYD Tanggapi Potensi Kenaikan Harga Imbas Rupiah Turun
- Prabowo Soal Dollar Tak Dipakai Desa Dinilai Keliru oleh PDIP
- Rupiah Anjlok ke Rp 17.529 per Dolar AS, Rekor Terburuk