Lokasi: Hiburan >>
6 Keunggulan Kuliah di PTKIN, Pendaftaran Ditutup 30 Mei
Hiburan43 Dilihat
RingkasanUM-PTKIN 2026 masih membuka pendaftaran hingga 30 Mei 2026, mengajak generasi muda Indonesia bergabung ke PTKIN yang berkembang menjadi pusat pendidikan tinggi modern. Abdul Aziz menyatakan PTKIN mengintegrasikan sains, teknologi, riset global, dan penguatan karakter berbasis moderasi beragama untuk membentuk lulusan adaptif, beretika, dan berdaya saing internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/UM-PTKIN-2026.jpg)
UM-PTKIN 2026 masih membuka pendaftaran hingga 30 Mei 2026, mengajak generasi muda Indonesia bergabung ke PTKIN yang berkembang menjadi pusat pendidikan tinggi modern. Abdul Aziz menyatakan PTKIN mengintegrasikan sains, teknologi, riset global, dan penguatan karakter berbasis moderasi beragama untuk membentuk lulusan adaptif, beretika, dan berdaya saing internasional. UM-PTKIN 2026 dapat diikuti lulusan MA, MAK, SMA, SMK, SPM, PDF, PKPPS, dan sederajat tahun 2024, 2025, dan 2026.
Peserta dapat memilih maksimal tiga program studi pada PTKIN maupun PTN serta menentukan lokasi ujian secara mandiri. Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi dengan biaya Rp 200.000 (Dua ratus ribu rupiah), belum termasuk biaya tambahan jika menggunakan bank selain Bank Mandiri. PTKIN terus bergerak menuju internasionalisasi dan digitalisasi melalui tiga pilar utama untuk menyiapkan kompetensi profesional dan karakter unggul.
Melalui UM-PTKIN 2026, institusi ini membuka kesempatan luas bagi generasi muda menjadi bagian dari ekosistem akademik inklusif, inovatif, dan berdaya saing. Abdul Aziz menegaskan PTKIN hadir sebagai institusi yang mengintegrasikan ilmu, nilai, dan karakter dalam lingkungan akademik modern. Pendaftaran masih dibuka hingga akhir Mei 2026 bagi lulusan berbagai jenjang pendidikan menengah.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/caewoaj3j.html
Artikel Terkait
Periklindo Desak Insentif EV Diperluas ke Kendaraan Niaga
HiburanRencana pemerintah menggulirkan kembali insentif kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) disambut positif pelaku industri otomotif. Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) menilai kepastian insentif sangat dinantikan karena dapat mendorong penjualan sekaligus meningkatkan optimisme industri kendaraan listrik di Tanah Air....
【Hiburan】
Baca SelengkapnyaQRIS BRI Permudah Warung Ibu Nurul Tanpa Repot Kembalian
HiburanPedagang kaki lima Sunarsih (55) di Depok kini menyodorkan papan QR Code ke pelanggan, bukan lagi tumpukan uang kertas lusuh atau koin kembalian di meja kasirnya. Sebagai pedagang yang sudah malang melintang selama 20 tahun di dunia kuliner—mulai dari berjualan sayur keliling hingga memiliki warung—Sunarsih awalnya ragu menggunakan teknologi pembayaran digital karena menganggapnya ribet dan transaksi sah hanya ketika uang tunai berpindah tangan....
【Hiburan】
Baca SelengkapnyaIHSG Tertekan MSCI, Investor Waspadai Arus Dana Asing
HiburanPengumuman hasil quarterly review MSCI menjadi fokus utama pasar pada hari ini, Selasa (12/5/2026), karena berpotensi memicu arus modal keluar asing yang signifikan. Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, M....
【Hiburan】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Ahmad Dhani Singgung Maia Estianty Soal Tudingan KDRT 20 Tahun
- Celios Tawarkan Kursus Ekonomi Gratis ke Prabowo
- Indonesia Puncaki Indeks Kesejahteraan Global, Kadin: Acuan Ekonomi Dunia
- BRI Consumer Expo 2026 Tawarkan Promo KPR, KKB, Cashback
- Inara Rusli Jenguk Anak Virgoun, Hangat Bertemu Lindi Fitriyana
- Bank Raya Gelar RUPST 2026, Saham Setujui Agenda Strategis
Artikel Terbaru
Raim Laode: Bahagialah Kamu dengan Duniamu Chord
Rini Bawa Bawang Goreng Desa Tembus Pasar Global
Rebalancing MSCI Dinilai Dorong Penguatan Pasar Modal
Purbaya Lantik 8 Pejabat Baru, Ingatkan Tanggung Jawab
Raim Laode: Bahagialah Kamu dengan Duniamu Chord
Dolar AS Menguat, Masyarakat Desa Paling Terdampak
Tautan Sahabat
- Pemanfaatan AI pada MRI Bantu Dokter Petakan Penyakit Kompleks
- Atur Ulang Jadwal BAB Agar Lebih Teratur
- 80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia
- Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
- IDAI Tegaskan ASI Standar Emas, Bukan Susu Formula
- Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
- Fluktuasi Hormon Memperparah Gejala ADHD pada Wanita
- Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
- PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
- Indonesia Masuk Enam Besar Dunia Kasus Zero Dose Imunisasi