Lokasi: Properti >>
SPMB Jakarta 2026 Buka Empat Jalur PPDB SMA
Properti215 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi, Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-345345435R4W3.jpg)
SPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi,Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi. Setiap calon murid baru wajib memahami ketentuan dan persyaratan sesuai jalur yang dipilih.
Pada Jalur Prestasi Akademik, jika jumlah calon murid baru melebihi daya tampung, seleksi dilakukan berdasarkan urutan langkah tertentu. Sementara itu, pada Jalur Prestasi Nonakademik, prosedur seleksi serupa diterapkan apabila pendaftar melebihi kapasitas. Sisa kuota yang tidak terpenuhi pada Jalur Prestasi akan dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Jalur Afirmasi menyediakan kuota sebesar 30 persen dari total daya tampung, termasuk kuota khusus untuk anak penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, Jalur Domisili memiliki kuota 35 persen dari daya tampung. Wilayah prioritas PMB ditentukan berdasarkan domisili calon murid baru dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ca49gibno.html
Artikel Terkait
BYD Tanggapi Insentif EV Berbasis Nikel 2026
PropertiPemerintah menyiapkan skema insentif baru untuk kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) yang akan mulai diterapkan pada Juni 2026. "Saya belum bisa memberi tanggapan karena belum ada informasi resmi terkait hal tersebut," kata Luther saat ditemui di Jakarta Pusat, Selasa (12/5/2026)....
【Properti】
Baca SelengkapnyaIndonesia Masuk Enam Besar Dunia Kasus Zero Dose Imunisasi
PropertiKementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa Indonesia saat ini kesulitan dalam menyukseskan program imunisasi nasional. Berdasarkan laporan global WHO dan UNICEF tahun 2024, Indonesia berada di peringkat keenam dunia untuk kategori jumlah anak yang sama sekali belum tersentuh imunisasi....
【Properti】
Baca SelengkapnyaRadiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
PropertiTeknologi yang menggabungkan radiologi dan genomik dinilai mampu membantu tenaga medis mendeteksi risiko penyakit secara lebih personal bahkan sebelum gejala muncul. Founder Rhemedi Medical Services, dr....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Pelatih Spanyol Jamin Bintang Barcelona Masuk Skuad Piala Dunia
- Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
- Clara Shinta Bongkar Isi Perjanjian Pranikah Larang Suami
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
Artikel Terbaru
Kisah Arsitek Morowali Kini Jadi Wakil Ketua DPRD
Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
BPJS Kesehatan Perluas Cathlab untuk Pasien Jantung
Yani Panigoro Peringatkan Bahaya TBC di Daerah Padat
Kunci Gitar Seketika Rizwan Fadilah RnBoyz Mahalini
IDAI Tegaskan ASI Standar Emas, Bukan Susu Formula
Tautan Sahabat
- Persib Bandung Siap Pecahkan Rekor Hattrick Juara Liga Setelah 55 Tahun
- Neymar di Ujung Tanduk, Peluang Piala Dunia 2026?
- Nestor Lorenzo Ikuti Jejak Sang Guru di Piala Dunia 2026
- Bojan Hodak Khawatir Konvoi Juara Ganggu Fokus Pemain
- Enzo Maresca Sah Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
- AC Milan Cuci Gudang, Rafael Leao dan 4 Pemain Lain Dijual
- Spurs Gagal Menjauh, Ancaman Degradasi Liga Inggris Masih Ada
- Ricuh Laga PSM vs Persib: Pemain Aman, Terjebak di Ruang Ganti
- Profil Nico Paz, Wonderkid Argentina Incaran Piala Dunia 2026
- Javier Aguirre Latih Timnas Meksiko di Piala Dunia 2026