Lokasi: Gaya Hidup >>
Unpad Buka Beasiswa Pascasarjana 2026, S2-S3 Tuntas 4 Tahun
Gaya Hidup5336 Dilihat
RingkasanBeasiswa Unggulan Pascasarjana Padjadjaran 2026 resmi dibuka untuk mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan Magister (S2) dan Doktor (S3) melalui skema pendampingan langsung dari promotor unggulan. Pendaftaran program ini dilakukan melalui mekanisme SMUP Reguler Pascasarjana dan berlangsung hingga 13 Juli 2026....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Beasiswa-Unggulan-Pascasarjana-Unpad-2026.jpg)
Beasiswa Unggulan Pascasarjana Padjadjaran 2026 resmi dibuka untuk mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan Magister (S2) dan Doktor (S3) melalui skema pendampingan langsung dari promotor unggulan. Pendaftaran program ini dilakukan melalui mekanisme SMUP Reguler Pascasarjana dan berlangsung hingga 13 Juli 2026.
BUPP 2026 dirancang untuk mencetak sumber daya manusia unggul melalui percepatan pendidikan. Penerima beasiswa akan memperoleh sejumlah fasilitas pendanaan yang mencakup biaya kuliah, biaya hidup, serta tunjangan penelitian. Program ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendapatkan bimbingan langsung dari promotor yang kompeten di bidangnya.
Persyaratan pendaftaran meliputi: Warga Negara Indonesia atau Warga Negara Asing; lulusan program Sarjana atau Sarjana Terapan yang terakreditasi oleh BAN PT/LAM-PTKes; memiliki IPK minimal 3,25 bagi lulusan dari Perguruan Tinggi di Indonesia atau GPA minimal 3,5 skala 4 bagi lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri; memiliki sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran; serta sertifikat English Language Test (ELT) UNPAD yang masih berlaku (maksimal 2 tahun) dengan nilai minimal 525, atau tes kemampuan Bahasa Inggris dari institusi resmi yang diakui UNPAD.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/c9em6dpy2.html
Artikel Terkait
Remaja Bogor Tewas Digigit Mainan Ular Berbisa, Viral
Gaya HidupSeorang pria tewas setelah bermain ular berbisa di area persawahan, peristiwa yang terekam kamera dan viral di media sosial itu memicu keprihatinan warganet. Insiden ini sekaligus menjadi pengingat akan bahaya memelihara maupun berinteraksi dengan satwa liar beracun tanpa pengetahuan dan pengamanan yang memadai....
Baca SelengkapnyaTidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
Gaya HidupDokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Subspesialis Aritmia RS Pondok Indah – Pondok Indah, dr. Dony Yugo Hermanto, Sp....
Baca SelengkapnyaIDAI Tegaskan ASI Standar Emas, Bukan Susu Formula
Gaya HidupIDAI menilai kebijakan distribusi susu formula secara massal tanpa indikasi medis berpotensi bertentangan dengan rekomendasi kesehatan global, regulasi nasional, hingga prinsip perlindungan ASI eksklusif. Bagi masyarakat awam, isu ini bukan hanya soal pilihan susu untuk anak, melainkan berkaitan langsung dengan hak bayi mendapatkan ASI, risiko kesehatan jangka panjang, hingga arah kebijakan gizi nasional Indonesia ke depan....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Chord Lagu Senyumlah Andmesh dari C untuk Masalah Hidup
- WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
- Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
- Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
- Aditya Zoni Perjuangkan Ammar Zoni Kembali ke Jakarta
- BPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
Artikel Terbaru
Umuh Muchtar Peringatkan Pemain Persib soal Tanda Bahaya
Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
Inara Rusli dan Starla Jenguk Bayi Lindi Fitriyana
Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
Tautan Sahabat
- Aktivis GSF: Penderitaan Palestina Jauh Lebih Besar dari Tahanan
- AS Siapkan Operasi Sledgehammer, Ancaman Perang Iran Menguat
- Trump Picu Sunyi Langit Iran, Navigasi Teluk Arab Terganggu
- Bursa Iran Dibuka Lagi, Inflasi Tembus 70 Persen
- AS Desak Iran Penuhi 5 Tuntutan Baru, Uranium Jadi Taruhan
- WNI Boyolali Jadi Pemadam Kebakaran Sukarela di Saga Jepang
- Senator Filipina Kabur ke Senat Usai Surat Penangkapan ICC
- Trump: AS Hentikan Perang Iran, Cegah Senjata Nuklir
- Aliansi Baru Ubah Peta Geopolitik Timur Tengah
- Pengadilan Houthi Yaman Hukum Mati 19 Terkait Koalisi Saudi