Lokasi: Pendidikan >>
SPMB Jakarta 2026: Syarat Afirmasi, Domisili, Mutasi Orangtua
Pendidikan5817 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-34543534.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta 2026 menyediakan beberapa jalur penerimaan, seperti afirmasi, domisili, dan mutasi, dengan kuota yang telah ditentukan.
Berdasarkan laman resmi SPMB Jakarta 2026, kuota Jalur Afirmasi sebanyak 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota Jalur Domisili mencapai 77 persen dari daya tampung, dengan prioritas ditentukan berdasarkan domisili Calon Murid Baru (CMB). Apabila jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah tertentu. Jika kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar persen dari daya tampung, yang meliputi beberapa kategori. Proses pendaftaran dan seleksi ini menjadi panduan bagi orang tua atau wali murid yang ingin mendaftarkan anaknya di jenjang SD melalui SPMB Jakarta 2026. Informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan tahapan dapat diakses melalui laman resmi SPMB Jakarta 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/c65pvftib.html
Artikel Terkait
Satu Tahanan Kejari OKU Kabur Ditangkap, Dua Diburu
PendidikanAnwar Safri ditangkap di salah satu homestay di Desa Muara Penimbung, Kabupaten Ogan Ilir, pada Selasa (19/5/2026). Dalam aksi pelarian tersebut, terungkap adanya perbantuan dari pihak lain yang telah menyiapkan kendaraan sepeda motor....
Baca SelengkapnyaKemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
PendidikanPelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni mengumumkan pengawasan ketat terhadap pelaku perjalanan dari Amerika Selatan, terutama Argentina, menyusul kasus penyebaran Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) di Kapal MV Hondius. Pernyataan itu disampaikan di Kantor Bakom RI, Jakarta, pada Rabu (13/5/2026)....
Baca SelengkapnyaYani Panigoro Peringatkan Bahaya TBC di Daerah Padat
PendidikanKetua Umum Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI), Ir. Yani Yuhani Panigoro, menyoroti korelasi erat antara kondisi permukiman kumuh dengan tingginya angka penularan Tuberkulosis (TBC) di Indonesia....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Chelsea Resmi Tunjuk Xabi Alonso sebagai Pelatih hingga 2030
- BPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
- Toyota Pertimbangkan Jual Mobil PHEV Murah
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
Artikel Terbaru
Pesepakbola Muda Indonesia Dibina ala Barcelona, Mimpi ke Eropa
PPTI Yakin Target TBC 2030 Tercapai Jika Semua Pihak Patuh
Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
BRN Bali Serukan Perlawanan terhadap Mafia Gadai Rental
Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
Tautan Sahabat
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
- Yani Panigoro: Kader TBC Bergerak dengan Hati
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
- Kemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
- WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
- Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
- El Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
- Hoaks Media Sosial Picu Rendahnya Imunisasi Anak Aceh