Lokasi: Gaya Hidup >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Gaya Hidup6799 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/c4bcab87g.html
Artikel Terkait
Borneo FC Tertahan 0-0 vs Persijap, Asa Juara Meredup
Gaya HidupPertandingan sengit antara Persijap melawan Borneo FC di Stadion Gelora Bumi Kartini berakhir dengan skor imbang tanpa gol. Persijap yang bertindak sebagai tuan rumah bermain trengginas dan tanpa beban karena sudah lepas dari jeratan degradasi....
Baca SelengkapnyaBabinsa Cabuli Anak SD di Konawe Selatan Ditangkap
Gaya HidupSertu MB, oknum TNI yang kabur saat pemeriksaan internal di Kodim 1417/Kendari, akhirnya ditangkap tim gabungan di Bone pada Selasa, 19 Mei 2026 pagi pukul 07. 30 Wita....
Baca SelengkapnyaPenjual Tempe di Pacitan Dirujuk Usai Disiram Air Keras
Gaya HidupEko Susanto mengalami luka serius di bagian mata, telinga, dan dada akibat aksi kekerasan di Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan. Peristiwa itu terjadi saat korban hendak mengambil dagangan ke Pasar Ngadirojo....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Iran Siapkan Tarif Baru di Selat Hormuz untuk Kapal Asing
- Kakak Pemilik Home Industri Sabu Menangis Meratapi Nasib Adik
- Prakiraan Cuaca Cirebon 18 Mei 2026, Hujan Malam
- Prakiraan Cuaca Madura: Hujan Ringan di 4 Kabupaten
- Pakistan Jadi Payung Nuklir Saudi, Ribuan Pasukan Dikerahkan
- Sosiolog Ungkap Motif Ekonomi Manusia Silver Todong Pisau
Artikel Terbaru
Bardia Saadat Cedera, Bela Jakarta Bhayangkara Batal
Kakak Pemilik Home Industri Sabu Menangis Meratapi Nasib Adik
Arjuna Sapi Kurban Prabowo Mandi Air Hangat Garam
Puluhan Ibu Rumah Tangga di Yogya Ikuti Pelatihan Kuliner Digital
Kunci Gitar Breathless Krisdayanti: Cara Kau Membuatku Tak Bernapas
Prakiraan Cuaca Sumatra: Hujan Petir Hari Ini
Tautan Sahabat
- Pendaftaran Calon Ketum PAN Dimulai Jelang Kongres Banten
- Polisi Deky Jonatan Diduga Minta Uang Puluhan Juta
- Prakiraan Cuaca Bandung: Seluruh Wilayah Hujan 15 Mei 2026
- Bocah Rohul Meninggal Diduga Dianiaya Saat Ritual Sembuh
- Siswi SMAN 1 Pontianak Protes Juri LCC MPR, Ini Sosoknya
- Retribusi Sampah Dibayar Non Tunai Cegah Kebocoran
- Prakiraan Cuaca Sulsel 19 Mei 2026: Mayoritas Hujan
- Kecelakaan Bus Study Tour di Tol Cipali, Kernet Tewas
- Minta Maaf ke Prabowo, Anggota DPRD Jember Ngaku Khilaf
- BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem dan Hujan Lebat Besok