Lokasi: Pendidikan >>
Polteknaker Perpanjang Pendaftaran SBP 2026 hingga 27 Mei
Pendidikan94586 Dilihat
RingkasanKementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperpanjang masa pendaftaran Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) hingga 31 Mei 2026. Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, menyampaikan perpanjangan ini mengakomodasi tingginya antusiasme lulusan SMA/SMK/MA sederajat dari seluruh Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan vokasi di bidang ketenagakerjaan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Chris-Kuntadi-Kemenaker.jpg)
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperpanjang masa pendaftaran Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) hingga 31 Mei 2026. Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, menyampaikan perpanjangan ini mengakomodasi tingginya antusiasme lulusan SMA/SMK/MA sederajat dari seluruh Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan vokasi di bidang ketenagakerjaan.
Kebijakan tersebut merupakan hasil evaluasi pelaksanaan pendaftaran serta tingginya minat masyarakat. “Perpanjangan ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para calon pendaftar yang masih melengkapi persyaratan maupun yang belum sempat melakukan registrasi,” ujar Cris Kuntadi dalam keterangannya, Kamis (14/5/2026). Sebagai perguruan tinggi vokasi di bawah naungan Kemnaker, Polteknaker berkomitmen mencetak sumber daya manusia yang siap kerja melalui pendidikan berbasis kebutuhan industri.
Cris Kuntadi mengimbau masyarakat untuk segera memanfaatkan perpanjangan waktu pendaftaran ini serta memastikan seluruh dokumen persyaratan diunggah sesuai ketentuan yang berlaku. Informasi lebih lanjut mengenai tata cara pendaftaran, jadwal seleksi, dan persyaratan dapat diakses melalui laman resmi Polteknaker.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/c40av439p.html
Artikel Terkait
Israel Darurat Kekurangan 12.000 Tentara, Perwira Senior Angkat Bicara
PendidikanMiliter Israel menghadapi krisis kekurangan personel yang mengancam kapasitas operasional jangka panjang, dengan sekitar 7. 000 prajurit dibutuhkan untuk posisi tempur di tengah meningkatnya tekanan akibat konflik di berbagai front....
Baca SelengkapnyaMemilah Sampah Berat, Zulhas Sebut Bisa Jadi Listrik
PendidikanZulhas menegaskan pemilahan mandiri oleh warga merupakan syarat mutlak agar sampah bisa dikonversi menjadi energi. Sosok yang akrab disapa Zulhas itu menjelaskan hambatan utama saat ini adalah mencampur sampah organik, anorganik, dan bahan beracun....
Baca SelengkapnyaBrimob Bersenjata Jaga Markas Judi Online Hayam Wuruk
PendidikanPolri memperketat penjagaan di kawasan Perkantoran tempat penggerebekan ratusan WNA di akhir pekan lalu untuk memastikan situasi tetap kondusif. Bareskrim Polri mencatat total 321 Warga Negara Asing (WNA) terjaring dalam sindikat terorganisir tersebut....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
- Polisi Selidiki Child Grooming, Yayasan Nonaktifkan Kepsek
- 5 Jurus Jakarta Wujudkan Kesejahteraan, Fokus Pendidikan
- Pramono Anung Kaget Antusias Warga Uji Coba CFD
- Raim Laode: Bahagialah Kamu dengan Duniamu Chord
- Libur Panjang, Wisatawan Bali Ajak Kerabat ke TMII
Artikel Terbaru
Instagram Rilis Fitur Instants, Mirip Snapchat
Kadin Jaktim Anta Ginting Dorong Pengusaha Lokal Jadi Pilar Ekonomi
Pengunjung Ancol Sepi Saat Libur Kenaikan Yesus Kristus
Polisi Ungkap Motif Penyekapan di Showroom Cakung karena Utang Cicilan
PSG Rayakan Gelar Ligue 1 Sebelum Laga Kandang
TAUD Serahkan CCTV ke Polda, 16 Orang Terlibat Penyiraman Andrie
Tautan Sahabat
- Penembakan Islamic Center San Diego Tewaskan 5 Orang
- Iran Ancam Jadikan Teluk Oman Kuburan Kapal AS
- DPR Filipina Makzulkan Wapres Sara Duterte, Terancam Diskualifikasi
- Pakistan Jadi Payung Nuklir Saudi, Ribuan Pasukan Dikerahkan
- Kereta China Jadi Senjata Iran Tembus Blokade AS
- Polisi Tokyo Tangkap Eks Bos MTU Jepang Kasus Rp170 Miliar
- Kemlu Tegaskan Tak Ada Komunikasi Langsung dengan Israel
- NATO Rapat Darurat Bahas Stok Senjata Habis Akibat Perang Iran
- CENTCOM Akui Blokade, Selat Hormuz Jadi Senjata Iran
- WHO Nyatakan Wabah Ebola Darurat Kesehatan Global