Lokasi: Pendidikan >>
Lokasi Ujian Mandiri Bela Negara UPN Yogyakarta 2026
Pendidikan37 Dilihat
RingkasanUPN Veteran Yogyakarta membuka jalur Seleksi Mandiri 2026 dengan sistem ujian yang lebih mudah. Seleksi ini menjadi salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan UPN "Veteran" Yogyakarta melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus sebagai Kampus Belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/upn-veteran-yogyakarta.jpg)
UPN Veteran Yogyakarta membuka jalur Seleksi Mandiri 2026 dengan sistem ujian yang lebih mudah. Seleksi ini menjadi salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan UPN "Veteran" Yogyakarta melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus sebagai Kampus Belajar.
Kebijakan ini menjadi langkah strategis kampus untuk memperluas akses pendidikan tinggi tanpa membebani peserta dengan jarak perjalanan yang jauh ke Yogyakarta. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi UPN "Veteran" Yogyakarta,Machya Astuti Dewi, menyampaikan bahwa perluasan lokasi ujian ini merupakan bentuk komitmen kampus dalam menjaring talenta terbaik dari seluruh Indonesia. "Kami ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi putra-putri daerah dari Sumatera hingga Papua untuk bergabung dengan Kampus Belajar," ujarnya.
Terdapat perbedaan metode dan jadwal pelaksanaan antara pusat ujian di Yogyakarta dengan lokasi ujian di luar daerah. Pelaksanaan ujian Seleksi Mandiri 2026 dibagi menjadi dua skema berdasarkan lokasi. Ujian di luar Yogyakarta akan dilaksanakan lebih awal pada 18 Juni 2026 secara serentak di seluruh titik. Metode yang digunakan adalah Paper Based Test (PBT).
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/c3zrm3546.html
Sebelumnya: Panduan Merotasi Ban Mobil FWD dan RWD
Berikutnya: Prakiraan Cuaca Pekanbaru: Hujan Ringan Dominasi Rabu Ini
Artikel Terkait
Minta Maaf ke Prabowo, Anggota DPRD Jember Ngaku Khilaf
PendidikanAchmad Syahri As Siddiwi, anggota Komisi D DPRD Jember, secara terbuka meminta maaf kepada masyarakat Jember, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, dan DPP Partai Gerindra atas perbuatannya. Ia mengaku khilaf dan menyadari kesalahannya tersebut, serta menjadikannya sebagai pelajaran berharga setelah mendapat sanksi dari partai dan DPRD....
Baca SelengkapnyaMC LCC Kalbar Minta Maaf Usai Ucap 'Mungkin Perasaan Adik-Adik'
PendidikanShindy mengungkapkan anggapan bahwa jawaban dari pernyataannya berbuntut panjang setelah viral video momen tersebut, di mana ia dianggap netizen sebagai pembawa acara yang tidak berempati dan tidak netral. Shindy pun meminta maaf kepada publik, mengaku bahwa ucapan semacam itu tidak patut disampaikannya selaku MC....
Baca SelengkapnyaJaringan Narkoba Ishak Terbentuk dari Lapas, Seret AKP Deky
PendidikanAKP Decky terseret kasus narkoba setelah Polsek Melak menangkap empat bandar berinisial IS alias Ishak, HR, IN, dan LM dengan barang bukti 63 bungkus sabu seberat 233,68 gram. Polisi juga menyita uang tunai Rp 54 juta hasil transaksi narkoba, delapan unit timbangan digital, buku catatan penjualan, dan puluhan alat hisap atau bong....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Al Nassr Juara Liga Arab Saudi, Akhiri Penantian 7 Tahun
- BPJS Kesehatan Gandeng Koperasi Merah Putih untuk Layanan JKN
- BCA Buka Magang Bakti 2026 untuk Lulusan SMA-S1
- Amnesty Tuding 'Antek Asing' Akal-akalan Bungkam Kritik
- Antonio Conte Tegaskan Juventus Tak Tergeser
- 9 WNI Bebas dari Israel, Menuju Istanbul dan Pulang
Artikel Terbaru
Wanita Tewas di Serang Ternyata Korban Pembunuhan Pelaku
DJKI Luncurkan E-Pengaduan Perkuat Pelindungan KI
Kakorlantas: Arus Libur Panjang Lancar, Kecelakaan Minim
Korupsi Desa Jadi Alarm Pembenahan Pengadaan Barang LKPP
Kroasia Umumkan 26 Pemain Piala Dunia 2026, Modric Kapten
Prabowo Ungkap Menteri Laporkan Pemenang Tender 'Orang' PDIP
Tautan Sahabat
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
- Hoaks Media Sosial Picu Rendahnya Imunisasi Anak Aceh
- El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
- Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
- WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
- Yani Panigoro Soroti Perjuangan Kader Penyembuh TBC
- BPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan